Sumber: Akun Twitter Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di @Sutopo_BNPB

Jakarta, Triknews.net – Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, menyatakan kalau bantuan yang dikirimkan Pemeirntah RI ke para pengungsi Rohingya bukanlah pencitraan.

Penegasan itu disampaikan Sutopo lewat akun Twitternya yang beralamat di @Sutopo_BNPB pada Sabtu (16/8) kemarin dalam rangka menanggapi pernyataan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang menuding kalau bantuan yang dikirimkan pemerintah ke pengungsi Rohingya sebagai bentuk pencitraan.

Menurut Sutopo, sampai saat ini, sudah ada 6 sorti pesawat Hercules TNI Angkatan Udara yang mengirimkan bantuan untuk warga Rohingya yang mengungsi di Bangladesh. Pemerintah akan terus berupaya mengirimkan bantuan ke para pengungsi dari Rakhine tersebut.

Tidak hanya itu saja, Sutopo mengklaim kalau pengusngi Rohingya yang ada di Bangladesh sangat menyambut syukur dan terima kasih atas bantuan yang dikirimkan pemerintah.

“Salah besar jika bantuan kemanusiaan Pemerintah Indonesia untuk Rohingya di Bangladesh dikatakan pencitraan. Bantuan ini sangat diperlukan,” kata Sutopo.

Lebih jauh lagi, Sutopo bahkan meminta kepada pihak-pihak yang nyinyir kepada pemerintah tersebut untuk turun ke lapangan dan tidak hanya bicara saja.

“Datanglah ke Cox’s Basar lihat pengungsi Rohingya. Mereka tulus berterima kasih kepada Pemerintah Indonesia yang membantu. Bukan pencitraan,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mengatakan, bantuan yang dikirimkan oleh pemerintah Indonesia ke Rohingya tersebut hanya bentuk pencitraan semata.

“Percaya sama saya, kalau kita kuat, kaum Rohingya kita bantu. Kalaupun kita sekarang kirim bantuan, menurut saya, itu pencitraan. Kirim bantuan pun tak sampai kadang-kadang,” kata Prabowo saat berorasi dalam Aksi Bela Rohingya 169 di depan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Sabtu (16/9) kemarin.