TANGERANG Bagian Humas PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Distribusi Banten mengatakan, sejumlah tiang listrik milik mereka di Kota Tangerang yang mulai berkarat telah masuk dalam jadwal pemeliharaan. Namun, terkait dengan kabel yang menyentuh tanah, PLN menyatakan bahwa kabel-kabel itu bukan kabel milik mereka.

“Berdasarkan hasil survei di lokasi, jaringan kabel yang rendah dan menyentuh tanah bukan kabel milik PLN,” demikian salah satu poin keterangan tertulis PT PLN Distribusi Banten yang diterima Kompas.com, Rabu (11/10/2017).

Pihak PLN juga sempat mengecek kondisi tiang listrik yang tampak berkarat dan miring seperti akan jatuh. Menurut PLN, tidak ada tegangan listrik pada tiang listrik yang dimaksud.

” Tiang listrik yang mulai berkarat telah masuk dalam jadwal pemeliharaan dan akan dilakukan maintenance atas objek tersebut,” bunyi keterangan PLN itu.

Berdasarkan pantauan Kompas.com pada 4 Oktober 2017, kondisi tiang listrik semrawut di Kota Tangerang terdapat di Jalan Cipondoh Raya, Jalan KH Hasyim Ashari, Jalan Mencong Raya, serta Jalan Taman Makam Pahlawan Taruna. Sementara kabel listrik yang tidak terpasang rapi hampir terlihat di sepanjang ruas jalan-jalan tersebut.

Di Jalan Cipondoh Raya misalnya, ada tumpukan kabel listrik yang diikat dengan tali rafia agar gulungannya tidak menggantung sampai ke bawah. Ada juga tongkat bambu yang dipasang untuk menopang kabel di antara dua tiang listrik supaya tidak jatuh ke bawah. Tongkat bambu yang dipakai mudah untuk digoyang bahkan dilepas.

Tiang listrik berkarat banyak didapati di Jalan KH Hasyim Ashari arah ke Ciledug. Beberapa di antaranya tampak berkarat serta penyok, sehingga tiang listrik jadi miring ke salah satu sisi. Ada juga kabel listrik yang terputus dan menggantung begitu saja, dengan jarak yang cukup dekat dengan orang yang melintas.

Di Jalan Mencong Raya, ada tiang listrik yang sudah miring seperti mau jatuh ke arah jalan. Di jalan tersebut, pengendara sepeda motor cukup sering hilir mudik, terutama pada jam-jam sibuk