Jakarta, Triknews.net – Masyarakat yang tinggal di kawasan daerah pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis yang selama ini belum mendapatkan aliran listrik sebentar lagi akan dapat menikmati listrik dari PT PLN (Persero).

Pasalnya saat ini seluruh material untuk listrik berada di salah satu pulau terluar di Indonesia tersebut. Aliran listrik untuk pulau terluar ini merupakan salah satu program pemerintah dalam pemerataan pembangunan di daerah.

Hal tersebut langsung disampaikan oleh anggota DPR RI asal Riau, Jon Erizal, setelah mendapat informasi dari Direktur Jenderal Energi, Terbarukan dan Konservasi Energi, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Rida Mulyana, Selasa (10/10) lalu.

Salah satu informasinya, saat ini seluruh material untuk pembangunan jaringan di pulau Rupat, sudah berada di lokasi.

“Ini merupakan progres yang sangat menggembirakan bagi kita masyarakat Riau. Seluruh material sudah di lokasi (pulau Rupat). Insya Allah penanaman tiang dapat diselesaikan PLN dalam bulan ini (Oktober 2017, red). Hanya untuk dusun yang menyeberang sungai dengan lebar 300 meter dalam progres perizinan,” Jon melalui sambungan telepon dari Jakarta, Kamis (12/10).

Untuk itu, Jon mengharapkan semua pihak untuk turut mengawal dan menyukseskan pembangunan di kawasan Rupat. Pasalnya dalam kunjungan Menteri ESDM beberapa waktu lalu. Menteri berkomitmen untuk menyelesaikan listrik di Rupat.

“Hingga ini saya terus memantau dan mengawal realisasi pembangunan jaringan listrik di kawasan pulau Rupat, seperti komitmen yang pernah disampaikan Menteri ESDM Iqnasius Jonan, belum lama ini yang turun langsung berkunjung ke pulau Rupat,” katanya.

Dengan kunjungan ke pulau Rupat saat itu, Menteri ESDM Iqnasius Jonan, memastikan pembangunan jaringan listrik di wilayah pulau Rupat tuntas November 2017 ini. Selain jaringan listrik, pada November nanti, persoalan air bersih juga akan diselesaikan secara bertahap.

Selain melengkapi jaringan 100 persen listrik di seluruh wilayah pulau Rupat, pemerintah pusat juga menyiapkan pembangunan sumur bor untuk sumber bersih.

“Kalau yang listrik sudah langsung instruksi Pak Menteri. Tentu sama-sama kita pantau. Ini menjadi target kerja mereka. Saya lihat keseriusan Pak Menteri dalam menangani ini. Makanya November tahun ini Menteri ESDM meresmikan, termasuknya yang 30 persen (belum terlistriki) di sejumlah kawasan di Rupat, bersamaan dengan air bersih,” JE.

Menurut putra Riau kelahiran Bengkalis ini, di Rupat sudah ada bentangan kabel laut. Sedangkan Bengkalis, Meranti dan pulau-pulau lain, belum memiliki.

“PLN sudah bekerja serius. Tinggal lagi dorongan pendanaan. Saya di Komisi XI mendorong supaya Sarana Multi Insfrastruktur (SMI), menjadi cikal bakal lembaga pembiayaan infrastruktur Indonesia. Ini sudah kita bawa kemana-mana. Termasuk dalam pembiayaan jalan tol,” tutupnya.