Jpeg

Jakarta, Triknews.net – PT PLN (Persero) Kota Padang bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) daerah tersebut melakukan razia pengguna listrik ilegal, Jumat (13/10) malam lalu. Razia tersebut juga didukung oleh Satpol PP. Dalam kesempatan itu, ditemukan empat pelanggaran di beberapa tempat.

Kepala Bidang Pendataan dan Penetapan Firdaus yang didampingi oleh Kepala Bidang Penagihan dan Pemeriksaan Budi Payan menyampaikan, razia dilakukan di beberapa titik, mulai dari kawasan Imam Bonjol, khawasan Pondok, Batang Harau, Jalan Veteran dan beberapa titik lainnya.

“Kita menyusuri jalan satu persatu kepada pedagang atau pemilik ruko. Sementara, kita menemukan pelanggaran di sekitaran Jalan Hayam Wuruk dan Jalan Gereja. Selain itu juga menertibkan satu titik PJU Liar di Jalan Gereja,” ujarnya.

Dikatakannya, razia dilakukan dalam beberapa hari supaya bisa menyisir satu per satu tempat yang diduga adanya indikasi pencurian.

“Selain menertibkan yang jahil-jahil kita juga bisa meningkatkan PAD pada tahun ini. Semoga juga bisa membuat efek jera bagi yang lain jika ada yang belum terpantau oleh kita,” tutur Firdaus.

Sementara itu, Asmen Transaksi Energy PLN Area Padang Triyono menyampaikan, bagi yang kedapatan pelanggaran akan langsung diputus meterannya. Pemutusan aliran listrik untuk membuat efek jera kepada yang bersangkutan dan yang lain.

“Kita menganggap bukan pencurian listrik namun sebuah pelanggaran terhadap negara yaitu menggunakan listrik tanpa bayar. Sangsinya akan langsung kita putuskan saat penertiban. Kita berharap pelaku tidak akan mengulangi perbuatannya,” terang Triyono.