Trenggalek – PLN Rayon Trenggalek mengebut proses pembenahan jaringan listrik yang putus akibat tanah longsor di Kecamatan Munjungan. Proses perbaikan ditargetkan akan selesai pada malam ini.

Manager PLN Rayon Trenggalek, Tarwoko, mengatakan, kejadian tanah longsor semalam mengakibatkan dua unit tiang listrik yang mengarah ke wilayah Munjungan roboh. Akibatnya distribusi listrik melalui saluran udara tegangan menengah (SUTM) menjadi terganggu.

“Mulai siang tadi kami sudah mendatangkan teknisi dari Area Pelayanan (AP) Ponorogo dan langsung melakukan upaya pembenahan. Kami targetkan malam ini bisa nyala kembali, asalkan tidak turun hujan,” ujarnya kepada detikcom, Senin (16/10/2017).

Menurutnya, proses perbaikan jaringan akan dilakukan secara maraton, sehingga pasokan tenaga listrik ke pelanggan kembali normal. Hingga saat ini jumlah pelanggan yang mengalami pemadaman mencapai 600 kepala keluarga.

“Untuk yang di wilayah Panggul kami sudah alihkan suplainya dari gardu induk Trenggalek, sedangkan untuk Munjungan saat ini yang masih pada ada enam gardu atau sekitar 600 pelanggan,” ujarnya.

Tarwoko menambahkan, jaringan listrik di wilayah Trenggalek cukup rentan mengalami gangguan akibat bencana alam, mengingat sebagian wilayahnya merupakan pegunungan yang rawan longsor.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan perbaikan apabila terjadi gangguan akibat bencana alam maupun yang lainnya,” jelasnya.