Jakarta, Triknews.net – Manager PT PLN (Persero) Area Kudus, Darmadi, menuturkan kalau keandalan jaringan listrik milik PLN di Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, semakin baik, sehingga pelanggan bisa menikmati energi listrik selama 24 jam dengan lancar.

“Jika sebelumnya sering terjadi gangguan akibat dahan pohon serta hewan liar, maka saat ini sudah jarang terjadi,” kata Darmadi di Kudus, Kamis (19/10) kemarin.

Pasalnya, kata dia, upaya perimbasan dahan pohon rutin dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya listrik padam akibat gangguan dahan pohon yang menyentuh kabel jaringan listrik.

Guna mengantisipasi hewan liar, setiap tiang listrik diberi pengaman, sehingga hewan liar dipastikan tidak bisa menaiki tiang listrik tersebut.

Dengan minimnya gangguan tersebut, kata dia, pelanggan tentu bisa menikmati energi listrik selama 24 jam dengan nyaman.

Terkait pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar untuk memasok dua unit Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD), kata dia, juga lancar dan tidak ada gangguan.

Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya cuaca laut, kata dia, sudah disiapkan tangki pendam untuk menyimpan solar yang akan dibutuhkan selama musim baratan yang biasanya ditandai dengan ombak tinggi di laut Karimunjawa.

Artinya, kata dia, pasokan solar ketika akan memasuki musim baratan tentu akan diperbanyak sebagai cadangan ketika cuaca laut tidak mendukung.

Kapasitas masing-masing mesin pembangkitnya, kata dia, 2,2 megawatt (mw), sedangkan bebannya saat ini baru mencapai 700 kw.

Jumlah pelanggan yang ada di Karimunjawa saat ini sebanyak 2.100 pelanggan, sedangkan jumlah penduduknya diperkirakan mencapai 10.000 jiwa atau 2.707 keluarga yang tersebar di lima pulau, yakni Pulau Karimunjawa, Parang, Nyamuk, Kemujan, dan Genting.

Pulau Karimunjawa sebanyak 1.446 keluarga, Pulau Kemujan sebanyak 871 keluarga, Pulau Nyamuk 182 keluarga, Pulau Parang sebanyak 104 keluarga dan Pulau Genting sebanyak 104 keluarga.