Ilustrasi PLN

Jakarta, Triknews.net – Kalau listrik menyala dengan normal, para pelanggan biasanya diam saja. Sebaliknya, bila listrik padam, apalagi dalam waktu yang lama, beragam reaksi bermunculan dari pelanggan.

Rata-rata bernuansa negatif. Sumpah-serapah dan caci-maki pun tak jarang bermunculan. Carut bungkang kepada staf PLN maupun mitra kerjanya pun ada walau tak disampaikan secara langsung.

Meski menghadapi caci-maki dari pelanggan yang tak sabar kalau listrik padam, petugas PLN terkait maupun pekerja dari perusahaan mitranya tetap punya komitmen tinggi untuk memberikan pelayan terbaik kepada masyarakat pelanggarannya.

Hal itu ditegaskan Supervisor Teknik PLN Duri, Mardius di sela-sela acara peringatan Hari Listrik Nasional ke-72 di Duri, Ahad (29/10).

“Banyak suka duka yang dialami pegawai maupun karyawan mitra kerja PLN dalam upaya melayani dan menanggapi keluhan pelanggan. Terutama pada saat terjadi gangguan. Mulai dari yang ringan hingga yang serius. Sumpah-serapah dari pelanggan sudah menjadi makanan harian kami. Tak sekali-dua kena maki atau malah carutan. Itu semua tak menyurutkan semangat kami untuk memberikan pelayanan 24 jam sehari-semalam. Itu adalah prioritas utama PLN,” tegas Mardius.

Hal senada juga disampaikan dua karyawan mitra kerja PLN Duri, Syaputra dan Ade Saputra.

“Begitu ada laporan gangguan, langsung kami tanggapi. Tak ada keinginan untuk melalaikan. Itu komitmen PLN dan perusahaan kami. Sebagai petugas lapangan, kami sering pula kena semprot dari pelanggan. Sebagian pelanggan berkata, kalau mereka tak bayar, meterannya terancam dicabut dan listrik dimatikan. Tapi kalau ada gangguan, petugas datang terlambat,” ucapnya menirukan.

Banyak juga pelanggan yang seperti itu. Tapi tak terlalu dihiraukan Syaputra dan kawan-kawan.

“Saya kerja di sini dari hati. Saya hobi listrik. Walau kena semprot atau dapat makian, saya tak sakit hati. Karena kerja kami memang di pelayanan. Risikonya kami pun cukup tinggi. Bisa tersengat listrik. Juga menghadapi tantangan maut. Yang penting kami harus safety,” kata Putra lagi.

Rekannya Ade Saputra ikut bertutur. Menurutnya, kalau listrik padam sangat tidak mungkin petugas PLN atau mitranya yang sengaja mematikan.