Jakarta, Teriknews.net – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) saat ini sedang menggodok rencana penyederhanaan kelas golongan pelanggan listrik rumah tangga non-subsidi.

Menurut Menteri ESDM, Ignasius Jonan, kebijakan penyederhanaan kelas golongan pelanggan listrik rumah tangga non-subsidi tersebut nantinya akan bermanfaat untuk jangka panjang.

Saat ini, kata Jonan, masyarakat membutuhkan daya listrik yang lebih besar guna melancarkan kegiatan sehari-hari.

Jonan menjelaskan, sekarang tengah dikembangkan kompor hingga mobil dan motor listrik. Bila masyarakat, khususnya kelas menengah masih menggunakan daya 1.300 VA, tentunya tidak akan cukup.

“Dengan daya yang mencukupi, sepanjang tarif tidak naik, masyarakat akan memiliki opsi untuk menggunakan kendaraan listrik sehingga bisa mengisi baterai kendaraan listrik di rumah masing2,” ungkap Jonan saat dihubungi awak media, Senin (13/11).

Dalam rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kebijakan yang akan dilaksanakan adalah menaikkan daya dari golongan 1.300 VA, 2.200 VA, dan 3.300 VA menjadi 4.400 VA.

Sementara itu golongan 450 VA dan 900 VA tidak mengalami perubahan alias tetap disubsidi. Golongan 4.400 VA hingga 12.600 VA dinaikkan dan ditambahkan dayanya menjadi 13.000 VA, dan golongan 13.000 VA ke atas dayanya akan di-loss stroom.

Kenaikan dan penambahan daya tersebut tidak akan berpengaruh pada pengeluaran biaya listrik masyarakat. Hal ini disebabkan tidak adanya pengenaan biaya apa pun. Besaran tarif per kWh juga tidak akan berubah.

“Harga listrik yang makin terjangkau masyarakat dan daya listrik yang makin dapat diakses masyarakat terus didukung oleh Komisi 7 DPR RI,” pungkasnya.