Jakarta, Triknews.net – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengklaim bahwa kapasitas listrik yang akan terpasang pada tahun 2025 me datang akan mencapai 40.000 megawatt (MW).

Menurut Menteri ESDM, Ignasius Jonan, ketersediaan listrik tersebut harus bisa dinikmati masyarakat secara merata, dan bukan dinikmati masyarakat yang berada pada sektor dunia usaha saja.

Hal itulah, kata Jonan, yang menjadi alasan mengapa isu penyederhanaan kelas golongan dan penambahan daya listrik rumah tangga non-subsidi digulirkan.

“Makanya ini kita naikkan dayanya, supaya masyarakat juga kalau ingin menikmati listrik lebih banyak bisa,” kata Jonan di Jakarta, Selasa (14/11) kemarin.

Jonan menuturkan pasokan listrik hingga 40.000 MW itu berasal dari program 35.000 MW yang digagas Presiden Joko Widodo dan program listrik era sebelumnya yakni fast track program (FTP) pertama dan kedua. Dia mengungkapkan peningkatan pasokan listrik tersebut diimbangi dengan penyerapan konsumsi.

Upaya agar masyarakat bisa menikmati listrik lebih banyak dilakukan melalui peningkatan daya.

“Paling kurang ada pertambahan sebesar 40.000 MW. Jadi dari 35.000 MW program pemerintah yang sekarang ditambah dengan yang eks FTP 1, 2 yang diselesaikan. Kurang lebih 40.000 MW,” tuturnya.

Mantan Menteri Perhubungan itu menegaskan penambahan daya tidak akan membebani masyarakat. Pasalnya tidak ada kenaikan tarif listrik maupun biaya penambahan daya.

Dia menyebut penambahan daya itu bakal ditanggung oleh PT PLN (persero). Lebih lanjut dia menuturkan bakal ada diskusi maupun sosialisasi kepada masyarakat terkait penyederhanaan pelanggan itu. Selain itu nantinya masyarakat dimintai tanggapan.

Gini ya, nanti saya sudah minta PLN untuk buat FGD (forum group discussion) dan buat survei, secara online mungkin menggunakan juga portal-portal yang komersial, mudah-mudahan dalam 1-2 minggu ini selesai. Nanti biar PLN menjelaskan tanggapan masyarakat dulu gimana,” ujarnya.

Penyederhanaan hanya berlaku bagi pelanggan dengan golongan 900 volt ampere (VA) tanpa subsidi, 1.300 VA, 2.200 VA, dan 3.300 VA. Semua golongan tersebut akan dinaikkan dan ditambah dayanya menjadi 4.400 VA. Sementara golongan 4.400 VA hingga 12.600 VA dinaikkan dan ditambahkan dayanya menjadi 13.000 VA, dan golongan 13.000 VA ke atas dayanya akan di-loss stroom. Penyederhaan ini tidak berlaku bagi pelanggan subsidi 450 VA dan 900 VA.