Sukabumi, Triknews.net – PT PLN (Persero) Area Sukabumi membantah bahwa tergulingnya truk bermuatan pakan ternak bernomor polisi T 8134 S yang dikendarai Aji (55) warga Kp. Kaceot, RT 03/13, Desa Tunggakjati, Karawan Barat belum lama ini karena adanya bekas galian kabel listrik dari PLN.

Menurut Humas APJ PLN (Persero) Area Sukabumi, Wiwin Darwanti, ketika dirinya mendengar kejadian itu, ia langsung menghubungi bidang terkait untuk mengklarifikasi pekerjaan galian di wilayah tersebut.

“Petugas kami sedang berada di luar kota dan belum dapat kami kontak. Tetapi menurut pengamatan bahwa kejadian tersebut belum tentu akibat dari bekas galian PLN. Mungkin saja kelebihan muatan atau berenti terlalu ke pinggir solokan dengan muatan terlalu berat,” ujarnya.

Sebab, sambung Wiwin, jika bekas galian tentunya PLN akan menyelesaikan pekerjaan dengan menutup kembali galian tersebut sesuai dengan standar kepadatan tanah tersebut.

“Untuk itu kami akan menelusuri kebenaran hasil pekerjaan,” katanya.

Sementara Kades Sundawenang Wahid yang melihat kondisi langsung di lapangan mengatakan, bahwa peristiwa tersebut sudah dua kali terjadi. Hal ini disebabkan keteledoran bagian penggalian kabel listrik PLN.

“Si sopir tidak bisa disalahkan, sebab tidak tahu posisi tanah apa yang akan dilalui. Kami juga sangat kecewa karena saluran air atau drainase penuh tanah bekas galian, itu yang jadi permasalahan,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, diduga akibat galian kabel PLN, sebuah truk bermuatan pakan ternak bernomor polisi T 8134 S terguling di Jalan Raya Siliwangi Parungkuda, Sukabumi, Rabu. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, namun truk yang dikendarai Aji (55) terpaksa terganggu dalam perjalanannya dari Karawang menuju Cianjur.

“Ketika melintas di lokasi ini, kami berniat istirahat dan sekadar ingin ngopi. Ketika ditepikan, truk ini terperosok ambles ke tanah yang labil,” kata Aji kepada wartawan.