Jakarta, Triknews.net – Direktur Utama PT PLN (Persero), Sofyan Basir, menuturkan kalau pihaknya akan memasok daya listrik sampai dengan kapasitas 300 MW dari Kalimantan ke wilayah Sabah, Malaysia.

Sofyan mengatakan, pasokan daya tersebut dapat dilakukan setelah selesainya rencana pembangunan PLTU berkapasitas 2×200 MW di Kalimantan Utara atau Kalimantan Timur dan jaringan interkoneksi Kalimantan-Sabah.

PLN telah meneken nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) untuk pengembangan PLTU 2×200 MW di Kaltara atau Kaltim, jaringan interkoneksi Kalimantan-Sabah, dan penyediaan tenaga listrik lintas negara, di Jakarta, Rabu (15/11).

Penandatangan dilakukan Direktur Utama PLN Sofyan Basir, Presiden Direktur Tenaga Nasional Berhad (TNB) Datuk Seri Azman Mohd, dan Managing Director Sabah Electricity Sdn Bhd (SESB) Abd Razak Sallim.

Proyek tersebut akan memanfaatkan batubara yang melimpah di Kalimantan dan juga bagian rencana interkoneksi daya trans-Kalimantan yang penyaluran listriknya difasilitasi jaringan interkoneksi Kalimantan-Sabah. Hal itu sesuai dengan skema penyediaan tenaga listrik lintas negara berdasarkan Peraturan Pemerintah No 42 Tahun 2012 tentang Jual Beli Tenaga Listrik Lintas Negara, yang dimulai pada 2021 atau tanggal yang ditentukan kemudian.

“Ini merupakan langkah sangat strategis dan bagian dari ASEAN ‘grid’, khususnya Kalimantan ke Sabah. Kalimantan ada banyak sumber daya energi yang dapat dimanfaatkan. Semoga MoU ini menjadi awal dan terus berlanjut bagi Indonesia-Malaysia serta dapat memberikan keuntungan bagi TNB, SESB dan PLN,” ujar Sofyan di Jakarta, Rabu (15/11).

“Proyek ini jika dilihat secara cermat mendatangkan keuntungan secara bisnis. Mudah-mudahan dalam waktu yang cepat bisa disepakati langkah-langkahnya,” sambungnya.