Jakarta, Triknews.net – Pemerintah dan PT PLN (Persero) saat ini sedang menggodok rencana penyederhanaan golongan pelanggan listrik non-subsidi tanpa kenaikan tarif.

Bahkan, rencananya PLN akan menggratiskan penggantian meteran, atau Miniature Circuit Breaker (MCB) dalam penerapan kebijakan tersebut.

Meski biaya pergantian meteran listrik itu disebut-sebut akan mencapai triliunan rupiah, namun perusahaan pelat merah ini tak khawatir keuangannya akan goyang.

Direktur Utama PT PLN, Sofyan Basir mengatakan, biaya penggantian MCB tersebut tidak terlalu besar. Namun, pihaknya masih menghitung berapa biaya riil yang dibutuhkan.

“Enggak begitu besar kok, hanya ganti MCB aja,” kata Sofyan di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (16/11) kemarin.

Selain itu, Sofyan menepis isu yang menyatakan bahwa biaya pemasangan yang disebut mencapai triliunan rupiah tak akan membuat PLN sanggup. Menurutnya, biaya itu kecil bagi perusahaan. pendapatan PLN, katanya, jauh lebih besar dibandingkan biaya tersebut.

“Ya, kalau (misalnya) Rp 1 triliun dibandingkan Rp 300 triliun pendapatan PLN, ya kecil,” ujar dia.

Ia pun menegaskan, kebijakan ini tidak akan mengganggu neraca keuangan perusahaan. Seperti diketahui, lebih dari 23 juta MCB akan diganti, biaya penggantiannya pun bakal ditanggung oleh PLN.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggantian satu MCB membutuhkan biaya instalasi sebesar Rp 60 ribu. Artinya, jika dikalikan 23 juta MCB, dibutuhkan anggaran sebesar Rp 1,38 triliun untuk penggantian tersebut.