Jakarta, Triknews.net – Direktur Utama PT PLN (Persero), Sofyan Basir, menegaskan bahwa rencana penyederhanaan golongan pelanggan listrik rumah tangga non-subsidi tanpa diikuti kenaikan tarif listrik dilakukan untuk memudahkan pelanggan dalam meningkatkan daya listriknya.

Sofyan beralasan, langkah tersebut dilakukan pihaknya, karena sebelumnya masyarakat yang ingin menambah daya harus mengeluarkan biaya tambahan.

Saat ini, lanjut Sofyan, seiring dengan pertumbuhan kapasitas yang sudah ada, pihaknya menawarkan kemudahan bagi masyarakat yang ingin menambah daya konsumsi listriknya.

“Pertumbuhan konsumsi rumah tangga itu emang tidak banyak. Nggak seperti industri. 1.300 nambah satu jadi 1.500. kalau industri kan tumbuhnya signifikan. kalau pertumbuhan yang sudah berlanggan listrik tidak signifikan,” kata Sofyan saat ditemui dalam konferensi persnya di Jakarta, Kamis sore (16/11).

Sofyan menambahkan bahwa berdasarkan RUPTL yang disusun PLN kapasitas yang dimiliki oleh PLN saat ini mencukupi. Meski banyak masyarakat banyak yang menambah daya konsumsi listriknya. Selain itu Sofyan menjamin penambahan daya tidak dikenakan biaya bahkan untuk pemasangan MCDnya pun ditangani oleh PLN.

“Biaya abodemen ikut yang bawah direncanakannya. 1.300VA berapa, ya itu yang itu. Kita diskusi untuk menyederhanakan golongan tarif bagi pelanggan. Jadi 1.300 mau nambah nambah dikit ke atas, tambah AC ganti pompa nggak usah bayar mahal. Biasanya kan naik golongan mahal kan, ada calonya lagi. Nah untuk mengantisipasi ini kita lakukan itu,” tambah dia.

Lebih jauh Sofyan menjelaskan bahwa degan memberikan kesempatan untuk tambah daya bagi masyarakat. Itu pun kalau rencana PLNdisetujui pemerintah. PLN tidak begitu saja lepas tangan terkait dengan pengunaan kapasitas daya listrik oleh masyarakat. Menurut dia PLN akan terus melakukan edukasi bagaimana mengunakan listrik degan bijak. Sehinga tidak memberatkan keuangan pelanggan.

“Edukasi kita lakukan. Kita lakukan edukasi untuk masyarakat menggunakan listrik secara bijak. Yang bikin mahal itu kalau kita tidak bijak pakai listrik,” tutup dia.