Surabaya, Triknews.net – Manajer Komunikasi, Hukum dan Administrasi PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Timur, Wisnu Yulianto, memastikan bahwa pasokan listrik jelang Natal dan Tahun Baru 2018 dalam kondisi aman dan kondusif.

Menurut Wisnu, saat ini pihaknya telah berkoordanasi beberapa rayon PLN di wilayah Jatim untuk meningkatkan kualitas layanan maupun pemeliharaan listrik untuk menyambut Natal dan Tahun Baru agar masyarakat tidak terganggu dengan momen tahunan tersebut.

“Pasokan listrik jelang natal dan tahun baru 2018 dipastikan kondusif dan aman. Akan tetapi, kami tidak bisa menjamin pasokan listrik ini akan  lancar mengingat sudah musim hujan. Pemadaman listrik bisa kami lakukan sewaktu-waktu karena faktor alam,” kata Wisnu saat ditemui awak media di ruang kerjanya di Surabaya, Senin (20/11) kemarin.

Menurut Wisnu, faktor alam seperti hujan dan bencana lainnya bisa mengganggu kinarja PLN dalam dalam menyuplai listrik pada pelanggan sehingga akan melakukan pemadaman listrik. Walaupun demikin, kata Wisnu, pihaknya telah melakukan koordinasi untuk menangani masalah tersebut jika terjadi.

“Sebenarnya, PLN Jatim tidak hanya siaga pada jelang natal dan tahun baru saja tetapi tetap siaga 24 jam penuh di hari-hari biasa agar pasokan listrik tetap aman terkendali,” kata Wisnu.

Selain itu lanjut Wisnu, pihaknya telah menerjunkan petugas SOP (Standar Operasional Prosedure) berbagai wilayah secara 24 jam penuh untuk menjaga pasokan listrik tetap aman nantinya.

Untuk daya bangkit di Jatim Wisnu mengatakan, saat ini sudah mencapai 8.670 MW. Sementara beban puncak pelanggan tertinggi pernah mencapai 5.560 MW. Meski demikian rata-rata Jatim beban puncak di kisaran 5.200 MW.

Sementara itu, PLN Jatim menargetkan rasio elektrifikasi tahun 2017 hingga 92 persen. Tercatat, dari bulan Januari-September rasio yang telah tercapai sekitar 91,7 persen. Sementara jumalah pelanggan listrik diwilayah Jatim saat ini mempu mencapai 10.780.000 pelanggan dan akhir tahun akan mencapai 11.000 pelanggan

“Harapan kami jelang Natal dan Tahun Baru pasokan listrik bisa terkendali sehingga bisa dinikmati luas oleh  masyarakat yang merayakan Natal dan Tahun Baru,” pungkasnya.