Jakarta, Triknews.net – Direktur Utama PT PLN (Persero), Sofyan Basir, menyatakan bahwa masyarakat akan mendapat keuntungan atas rencana pelaksanaan program penyederhanaan golongan listrik rumah tangga non-subsidi tanpa tarif.

Pertama,  masyarakat yang ingin menambah daya listrik tidak dikenakan kenakan biaya. Padahal, jika dikenakan biaya, uang yang dikeluarkan cukup besar.

“Kita kasih gratis, kalau bayar gede lho (biayanya),” kata Sofyan, di Jakarta, Selasa (21/11).

Sementara itu, Direktur Keuangan PLN Sarwono Sudarto mengungkapkan,‎ jika membayar untuk menambah daya dari 1.300 Volt Amper (VA) menjadi 5.500 VA mencapai Rp 4,4 juta, dari golongan‎ 2.200 VA menjadi mencapai Rp 3.120.000‎.

Kemudian dari golongan 3.500 VA menjadi 5.500 VA mencapai Rp 1,9 juta dan dari golongan 4.400 VA menjadi 5.500 VA membutuhkan biaya sekitar Rp 1 juta.

‎Sarwono mengungkapkan, jika program penambahan daya dari golongan 1.300 VA, 2.200 VA, 3.300 VA dan 4.400 VA menjadi 5.500 VA disetujui masyarakat, PLN tidak akan memungut biaya.

“Kita tidak akan memungut biaya untuk penambahan daya itu, semua gratis,” tutur Sarwono,

Sarwono melanjutkan, keuntungan berikutnya‎ adalah tidak ada kenaikan biaya abodemen meski daya listrik dinaikkan. PLN akan mengacu pada daya awal sebelum dinaikkan menjadi 5.500 VA.

“Abodemen yang 1.300 VA itu Rp 76 ribu begitu naik ke 5.500 VA harusnya naik Rp 322 ribu, tapi kita tidak menaikan. Ya kalau yang dari 1.300 VA (abodemennya) tetap yang 1.300 VA,” ujar dia.‎

Selain itu, PLN juta tidak akan menaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) masyarakat yang menaikkan daya, TDL yang digunakan ada golongan pelanggan sebelum dinaikkan. “Jadi jaminan tidak naik,‎ tarif tetap, abodemen tetap,” kata dia.