Jakarta, Triknews.net – Manager PT PLN (Persero) Rayon Raha, Muljabar, mengingatkan kepada para calon pelanggan agar tidak membayar biaya penyambungan melalui calo.

Pasalnya, lanjut Muljabar, belum lama ini beberapa calon pelanggan di Muna Timur, Kabupaten Muna, dan di Labuan Kabupaten Buton Utara, dimintai biaya penyambungan di atas standar harga yang sudah ditentukan.

Muljabar menyatakan, yang melakukan hal itu diduga oknum kontraktor listrik. Oknum itu meminta Biaya Penyambungan (BP) lebih daripada yang seharusnya, yakni yang hanya Rp.800.000,.

Informasinya, ada dugaan oknum kontraktor listrik yang meminta kepada calon pelanggan sebesar Rp.1.500.000,- untuk biaya BP tersebut.

“Ada masyarakat dimintai biaya penyambungan dari Rp.900.000,- menjadi Rp.1.500.000. Itu kemahalan, tidak benar itu. BP itu hanya Rp800.000, lebih,” kata Muljabar, Rabu (22/11).

Ia menghimbau kepada masyarakat, jika ingin melakukan pemasangan baru agar langsung bermohon kepada PLN, tidak menyetorkan biaya penyambungannya lewat oknum perantara.

Hal itu Muljabar sampaikan guna menghindari terjadinya penipuan, kalau pelanggan langsung bermohon kepada PLN dan membayarkan BP nya ke bank, tentu jauh lebih aman ketimbang menyetor lewat perantara.

“Jadi gini, sebaiknya masyarakat itu  bermohon langsung aja lah di PLN, tidak usah lewat calo, tidak usah lewat kontraktor supaya lebih jelas. Nanti kalau sudah pemasangan instalasi baru berhubungan tinggal mencari instalatur mana yang cocok harga, tapi kalau BP mungkin bisa langsung sendiri,” terangnya.

“Kalau masyarakat bayar sendiri BP nya di Bank, otomatis itu kan sudah masuk di kas Negara, di aplikasi kami sudah termonitor, daripada melalui perantara,” sambung Muljabar.

Dikuatirkan Manager Rayon PLN Raha, calon pelanggan yang sudah membayar biaya sambungan namun, ternyata belum diselesaikan di PLN.

“Nah, itu menjadi masalah nanti pelanggan menunggu lama,” paparnya.

Pihak PLN sebenarnya sudah bersosialisasi kepada masyarakat, hanya saja masih ada beberapa yang belum memahami, termasuk brosur mengenai prosedur pasang baru sudah dibagikan ke masyarakat.