Bekasi, Triknews.net – Apa yang dahulu tidak mungkin, saat ini menjadi mungkin.  Dahulu, orang-orang menganggap sampah sebagai sesuatu yang selain menjijikkan, juga tak berfungsi apa-apa. Tetapi, saat ini sampah sudah bisa diolah menjadi pembangkit tenaga listrik.

Adalah Kota Bekasi, daerah pertama di Indonesia yang menjadikan olahan sampah sebagai pembangkit tenaga listrik.

Teknologi mengubah sampah menjadi sumber listrik di Kota Bekasi itu terdapat pada Pembangkit Listrik berbasis Sampah (PLTSa) Sumur Batu yang terletak di Kecamatan Bantar Gebang.

Pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik ini merupakan sebuah upaya untuk menekan volume sampah yang ada di Kota Bekasi sekaligus menciptakan energi terbarukan.

PLTSa Sumur Batu sendiri telah dihadirkan oleh Pemerintah Kota Bekasi bersama pihak swasta sejak tahun 2015 lalu. Pada awalnya, PLTSa ini tidak berjalan maksimal akibat hambatan teknis, namun pada tahun ini sistem itu diklaim telah dapat beroperasi.

Teknologi pemusnahan sampah berbasis energi ini akan dikelola sepenuhnya oleh pihak ketiga tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi.

Pihak PT Nusa Wijaya Abadi, selaku operator PLTSa, mengatakan uji coba pengelolaan sampah menjadi energi listrik sudah dilakukan oleh pihaknya sejak Maret 2017 dan saat ini pengelolaan sampah dapat menghasilkan listrik 1,5 megawatt dari setiap 144 ton sampah per hari.