Batam, Triknews.net – Manajer PT PLN (Persero) Area Tanjung Pinang, Fauzan, menuturkan kalau pihaknya menargetkan semua desa di lima kabupaten yang ada di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sudah dialiri listrik sebelum tahun 2019.

“Ini target kami sebelum tahun 2019, walaupun belum hidup 24 jam, setidaknya sudah dialiri listrik,” kata Fauzan, di Batam, Senin (27/11).

Lima kabupaten tersebut yaitu Kabupaten Bintan, Karimun, Lingga, Anambas, dan Natuna.

Fauzan mengaku, saat ini masih ada 104 desa di Kepri yang belum dialiri listrik, hal inilah yang akan digenjot sebelum 2019.

“Pengadaan mesin pembangkit listrik di semua desa terus kami lakukan secara bertahap dan mudah-mudahan saja semua berjalan lancar,” ujar dia.

Saat disinggung terhadap lamanya waktu aliran listrik, Fauzan mengaku hal tersebut tergantung jumlah mesin pembangkit. Yg

“Untuk bisa menyala 24 jam tidak bisa menggunakan hanya satu mesin, minimal tiga mesin. Jadi untuk saat ini listrik di pedesaan hanya bisa dirasakan lebih kurang tujuh jam,” jelas dia.

“Namun, seiring datangnya tambahan-tambahan mesin pembangkit, perlahan pelayanan ditingkatkan menjadi 14 jam hingga 24 jam,” kata Fauzan.

Dia mencontohkan, misalnya di Kabupaten Natuna ada 79 desa dan yang dialiri listrik baru 52 desa, tinggal 27 desa yang belum tersentuh listrik.

“Nah, sebelum 2019 itu harusnya sudah teraliri semua,” ucap dia.

Sebelumnya Komisi VII DPR RI menyarankan agar PLN Batam menggeser mesin pembangkit listrik diesel milik mereka yang masih baik untuk digunakan di pulau-pulau kecil sekitar Batam.