Jakarta, Triknews.net – PT PLN (Persero) masih menunggu keputusan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Presiden Joko Widodo untuk menerapkan penyederhanaan golongan listrik rumah tangga non-subsidi.

Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengatakan, implementasi kebijakan penyederhanaan golongan listrik baru akan dikaji dalam Rapat Terbatas (Ratas) antara Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Jokowi.

“Kalau sudah dirataskan nanti baru kami laksanakan,” ujarnya setelah Rapat Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Jakarta, Selasa (28/11).

Sofyan berharap, penyederhanaan golongan menjadi 5500VA ini dapat dimulai pada Januari 2018. Namun, Sofyan mengaku, masih belum tahu apakah penyederhanaan golongan akan dimulai tahun depan.

Adapun, penyederhanaan golongan listrik ini rencananya akan dimulai dari Pulau Jawa terlebih dahulu dan bertahap ke seluruh wilayah di Indonesia.

“Iya kalau mulai, mungkin dari jawa,” Jelas Sofyan.

Selanjutnya, Sofyan menegaskan, masyarakat tidak akan dikenakan biaya terkait rencana penyederhanaan golongan listrik tersebut.

“Penyederhanaan gratis sambungan tambahan gratis itu sedang kami jajaki kemarin sudah ketemu semua pihak. Nampaknya pemahamannya baru sama baru ngerti,” ungkapnya.

Sampai akhir tahun ini, Sofyan mngetakan, tidak akan ada kenaikan tarif dasar listrik. Sedangkan, untuk kenaikan tarif tahun depan masih belum ada pembahasan.