Jakarta, Triknews.net – PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara menargetkan pertambahan 20 ribu pelanggan di tiga area di Sumut sampai akhir tahun 2017.

Jika ini terpenuhi, sangat berpotensi melampaui target pertumbuhan pelang­gan pada tahun ini.

PLN Sumut menargetkan hal semacam itu, karena memiliki Program PLN Wilayah Sumut Dua Pu­luh Ribu Sambungan Baru Yakin Pasti Terang (Dahsyat) di tiga area kerja yakni Medan, Binjai dan Lubukpakam.

Direktur Bisnis PLN Regional Su­matera, Wiluyo Kusdwiharto menga­ta­kan, PLN Wilayah Sumut telah mela­kukan terobosan dengan meluncurkan Program PLN Wilsu Dahsyat disertai dengan sub-program Paket Listrik untuk Rakyat Berhadiah (Pak Lurah) pada Selasa (28/11).

“Program ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terkait dengan kecepatan dan kemudahan pemasangan sambungan baru,” ujarnya.

Program ini diterapkan pada tiga area, yaitu PLN Area Medan, Area Lubuk Pakam dan Area Binjai, untuk mempe­roleh 20.000 sambungan baru hingga 10 Desember 2017.

Sedangkan General Manager (GM) PT PLN (Persero) Wilayah Sumut Feby Joko Priharto memaparkan, saat ini rata rata pertumbuhan pelanggan di wilayah kerjanya mencapai 13.000 per bulan di mana sebagian besar pertumbuhan bera­sal dari ketiga area tersebut.

Dengan adanya program ini, target pertumbuhan pelanggan di ketiga area dinaikkan 1,5 kali lipat.

Target pertumbuhan

Adapun target pertumbuhan PLN Sumut pada 2017 sebanyak 140.167 pelanggan dan sampai dengan Oktober 2017 sudah mencapai 133.874 pelang­gan (95.51 persen).

Itu artinya, jika sampai dengan 10 Desember 2017 Program PLN Wilsu Dah­syat dapat mencetak 20.000 sam­bungan baru, maka kinerja mereka akan jauh melampaui target.

Menurutnya, pada 2018, PLN Sumut akan mendongkrak lagi target pertum­buhannya menjadi sebanyak 142.459 pelanggan.

Seiring dengan proyeksi, rata-rata pertumbuhan per bulan yang juga di­naik­kan menjadi 14.000 pelanggan.

Program PLN Wilsu Dahsyat sendiri membidik penambahan sambungan baru dari pelanggan rumah tangga, baik yang mendirikan bangunan secara in­dividu maupun perumahan.

Program ini merupakan yang pertama kalinya dilaksanakan oleh PLN (Per­sero) secara nasional dan mereka ber­harap dapat diikuti juga ya PLN di wilayah lain.

Menurutnya pihaknya berani mela­kukan penetrasi agresif dengan program tersebut karena saat ini Sumut memiliki kelebihan pasokan daya sebesar 15 per­sen dari beban yang ada.

Memang, lanjutnya, akan ada tan­tangan di lapangan dalam pelaksa­naan program itu. Terutama masih adanya masyarakat yang menganggap pema­sangan jaringan listrik baru itu sulit dan dengan proses yang lama.

“Sehingga masyarakat beranggapan, harus melalui “orang dalam” baru semua berjalan dengan lancar.” Tantangan itu akan dihadapi dengan sosialisasi yang lebih intensif dan kemitraan melalui pelaksanaan sub-program dari PLN Wilsu ‘Dahsyat’ yang bernama ‘Pak Lurah’.

Listrik berhadiah

Kegiatan tersebut dilakukan dengan melibatkan pemimpin daerah setempat, yakni lurah, untuk membantu menyosia­lisasikan pemasangan jaringan baru kepada warganya.

Paket Listrik untuk Rakyat Berhadiah atau disingkat dengan ‘Pak Lurah’ me­rupakan program yang diperuntuk­kan bagi Kepala Kelurahan menjadi mitra pemasaran PLN dalam menggaet 20.000 pelanggan baru.

Program ini dilaksanakan di dua kota, yakni Kota Medan dan Binjai, serta tujuh kabupaten lainnya Deliserdang, Serdang Bedagai, Langkat, Karo, Dairi, Pakpak Bharat dan Simalungun.

Setiap minggu, di kelurahan/desa yang paling banyak memasarkan penyambungan baru akan diadakan berbagai kegiatan.

Seperti senam massal, paket sembako murah, pembagian doorprize serta berbagai kegiatan menarik lainnya.

Sedangkan lurah dan camat yang secara akumulasi berhasil mencapai pemasangan baru terbanyak dibanding­kan dengan area lain akan mendapatkan penghargaan dari PLN, yaitu diberang­katkan ke Tanah Suci, sesuai dengan kepercayaan masing-masing.