Ilustrasi PLN

Jakarta, Triknews.net – PT PLN (Persero) melalui anak perusahaannya, PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) bekerja sama dengan Masdar, perusahaan asal Abu Dhabi, untuk menggarap proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) fotovoltaik terapung ddengan kapasitas 200 megawatt (MW) itu akan berlokasi di waduk Cirata, Jawa Barat.

Investasi yang dikeluarkan untuk proyek ini sebesar US$ 180 Juta dengan perhitungan pendapatan per tahun sebesar US$ 23 Juta.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatangan project development agreement di kantor Kementerian ESDM, hari ini.

Penandatangan kerja sama itu dilakukan oleh Direktur Utama PJB Iwan Agung Fistantara dengan CEO Masdar, Mohamed Al Ramahi dan disaksikan oleh Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar bersama Duta Besar Persatuan Emirat Arab (PEA) untuk Indonesia, Mohamed Abdulla Mohammed Bin Mutleq Alghafli.

Penandatangan ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara PJB dan Masdar pada 16 Juli 2017 kemarin di Abu Dhabi tentang Development of Renewable Large Scale Power Projects in the Republic of Indonesia.

Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar, mengatakan, pembangkit ini diharapkan mampu menghasilkan tarif listrik di bawah Biaya Pokok Penyediaan (BPP) setempat, untuk Jawa Barat dibawah US$ 6.5 cent/KWh.

“Saya senang dengan kerja sama ini, yang merupakan tindak lanjut dari MoU sebelumnya. Proyek ini akan menjadikan PLTS terapung pertama di Indonesia,” kata Arcandra di Jakarta, Selasa (28/11).