Tangerang, Triknews.net – General Manager PT PLN (Persero) Distribusi Banten, R Rawan Insani, memastikan kalau tingkat konsumsi listrik masyarakat Banten sebesar 3.496 megawatt.

Rawan menerangkan, saat ini pihaknya memiliki surplus pasokan listrik sebesar 1.567 megawatt. Karena pasokan listrik di Banten sekitar 5.063 megawatt.

“Hal ini menjadikan Banten sebagai potensi luar biasa yang harus dikelola dengan baik oleh Pemda, konsumen, dunia usaha dan PLN sendiri,” terang dia di BSD, Selasa (29/11) malam.

Menurut Rawan, dengan adanya surplus pasokan listrik ini, pengembangan investasi ke wilayah Banten sangat terbuka dan terjamin dalam kesiapan pasokan energi.

Dalam kesempatan tersebut, PLN Distribusi Banten juga melakukan penandatanganan MoU untuk enam perusahaan dengan total daya 730 MVA, serta penandatanganan surat perjanjian jual beli tenaga listrik (SPJBTL) 25 perusahaan dengan total daya sebesar 70 MVA.

“Kami juga berkomitmen membuat seluruh wilayah Banten teraliri listrik, dan akan melakukan kerja sama dengan Pemprov Banten dalam program Listrik Pedesaan (Lisdes),” terangnya.

Seperti diungkapkan dia, saat ini rasio elektrifikasi Provinsi Banten sebesar 95 persen. Diharapkan dengan program listrik pedesaan ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan hidup seluruh masyarakat di pedesaan Banten.

“Artinya ada lima persen masyarakat di dusun-dusun yang belum teraliri. Sebenarnya ini lebih ke faktor ekonomi,” katanya.