Jakarta, Triknews.net – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan memanfaatkan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) untuk me‎ngejar target pemerataan kelistrikan (rasio elektrifikasi) 99 persen pada 2019.

Sekretaris Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Agoes Triboesono mengatakan, ‎saat ini rasio elektrifikasi Indonesia mencapai 93,5 persen.

Pada 2018, rasio elektrifikasi ditargetkan mencapai 95 persen serta pada 2019 sebesar 97 persen. Namun, pemerintah mengupayakan agar bisa mencapai 99 persen dengan program praelektrifikasi penyediaan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) untuk desa belum berlistrik.

“Dengan adanya program yang lebih mengarah ke arah timur Indonesia, diharapkan infrastruktur ketenagalistrikan dapat meningkatkan akses ketenagalistrikan di wilayah-wilayah tertinggal,” kata ‎Agoes, di Jakarta, Sabtu (2/12).

Selain pemerintah, PT PLN (Persero) juga terus mendorong pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah perdesaan, hingga September 2017, PLN telah melistriki sebanyak 73.563 desa.

Berdasarkan rencana pengembangan listrik perdesaan PLN 2017 hingga 2019, PLN akan membangun akan mengembangkan listrik perdesaan tahun 2017 sebanyak 5.457 desa, sementara tahun 2018 sebanyak 5,053 desa dan tahun 2019 sebanyak 3,975 desa.

Penyediaan begitu pening karena sangat dibutuhkan masyarakat untuk menggerakkan roda dan pertumbuhan ekonomi serta untuk mendukung kehidupan masyarakat sehari-hari.

Pemerintah terus berupaya untuk mencukupi kebutuhan konsumsi listrik dengan berbagai program. Peningkatan kapasitas listrik bukan hanya sebatas kewajiban, melainkan juga sudah merupakan sebuah keharusan.

“Sudah merupakan kewajiban pemerintah memenuhi kebutuhan listrik masyarakat yang terus tumbuh seiring meningkatnya perekonomian,” tutup Agoes.