Menteri ESDM Ignasius Jonan (Foto: jawapos.com)

Jakarta, Triknews.net – Rencana penambahan daya listrik gratis untuk golongan rumah tangga non-subsidi merupakan murni aksi korporasi PT PLN (Persero), dan bukan pemerintah.

Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dalam rapat dengan Komisi VII DPR, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (5/12) kemarin.

Walaupun demikian, kata Jonan, pemerintah mendukung sepenuhnya adanya rencana tersebut.

“Ini semata upaya korporasi PLN, bukan upaya kami sebagai regulator, tapi upaya yang sifatnya koorporasi,” katanya.

Jonan mengatakan, ‎penambahan daya gratisakan berujung pada penyederhanaan golongan 1.300 Volt Amper (VA), 2.200 VA, 3.500 VA dan 4.400 VA menjadi 5.500 VA. Hal ini‎ memberikan keleluasaan masyarakat dalam menggunakan listrik.

“Penyederhanaan golongan pelangan semata memberikan keleluasaan akses listrik ke masyarakat luas,” kata Jonan.

Dia mengungkapkan, PLN akan membebaskan biaya untuk penambahan daya, serta tidak menaikan tarif dan biaya abodemen. Untuk melaksanakan program penambahan daya gratis, PLN  meminta persetujuan masyarakat.

“Apa yang diusulkan PLN pertama tidak ada biaya tambah daya, tarif tidak naik, biaya abodemen tetap. Keempat upaya ini kalau disetujui, hanya sifat sukarela tidak serta merta dipaksa kalau tidak mau naik boleh juga,” tutup Jonan.