Jakarta, Triknews.net – Pemerintah melalui PT PLN (Persero) sedang gencar membangun megaproyek listrik 35 ribu megawatt (MW) untuk melistrki seluruh wilayah yang ada di Indonesia.

Sejak dicanangkan Presiden Joko Widodo,  megaproyek ini sudah dua tahun berjalan. Lalu bagaimana progresnya?

Direktur Utama PLN, Sofyan Basir, mengatakan perkembangan yang dicapai megaproyek ini hingga saat ini sungguh sangat besar.

Hal itu disampaikan Sofyan saat disoal awak media mengenai progres megaproyek itu saat memimpin Kunjungan Kerja ke Shanghai, China, Rabu (6/11).

Sofyan menjelaskan bahwa PLN sudah membuat kesepakatan hingga kapasitas 32 ribu MW.

“Proyek 35 ribu sudah berjalan, sudah progres yang tertandatangani lebih kurang 32 ribu MW. Sisanya kita tunggu, nanti seluruhnya milk PLN,” ujarnya.

Sofyan juga bercerita bahwa kontrak dengan PLN sudah diteken, sehingga para kontraktor dan investor sudah bisa bekerja. Di antara banyak pembangkit listrik, ada beberapa proyek yang sudah jadi antara lain Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG), Pembangkit Listrik Tenaga Angin dan beberapa Pembangkit Listrik Tenaga Surya.

“Totalnya yang sudah jadi sudah hampir lebih kurang 1000 MW diluar pembangkit reguler yang sudah berjalan saat ini yang punya kapasitas kurang lebih 7000 MW,” tutur Sofyan.

“Jadi total yang sudah masuk ke sistem 8000 MW dalam 2 sampai 3 tahun ini. Dan 32 ribu ini terus berjalan dan semoga bisa terus sesuai dengan progress di akhir 2016,2020, 2021 dan penyelesaiannya berjalan sesuai dengan demand yang ada,” lanjutnya lagi.

Selain membangun pembangkit listrik, PLN juga membangun transmisi agar listrik dari pembangkit bisa dialirkan ke rumah-rumah masyarakat.

“Untuk menunjang infrastrukturnya yaitu transmisinya yaitu terus dibangun gardu-gardu terus kami bangun dan progress ini juga terus berjalan di seluruh indonesia,” pungkasnya.