KENAIKAN TARIF LISTRIK

Jakarta, Triknews.net – PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya melakukan antisipasi serta pengamanan listrik untuk mengurangi tingkat pemadaman pada saat banjir melalui peninggian 113 instalasi PLN yang berupa Gardu Induk (GI) dan Gardu Distribusi (GD) hingga akhir November 2017.

Manajer Komunikasi, Hukum, dan Administrasi PLN Distribusi Jakarta Raya, Aries Dwianto mengatakan, meninggikan instalasi transmisi dan perangkat adalah salah satu langkah antisipasi banjir dan untuk mengamankan aset PLN agar tidak terendam banjir.

“Peninggian gardu distribusi dilakukan agar instalasi listrik di gardu distribusi tidak terendam air dan terjadi kerusakan saat terjadi banjir sehingga gardu distribusi tersebut dapat tetap beroperasi melayani pelanggan,” ujarnya, Sabtu (9/12).

Antisipasi selanjutnya adalah kehandalan pasokan listrik untuk menunjang rumah-rumah pompa utama yang dibangun Pemerintah DKI Jakarta, seperti di Gedung Pompa Cideng, Waduk Pluit, Rumah Pompa Pasar Ikan, dan Pompa Air Ancol Barat Martadinata, Pompa Lodan, dan Waduk Setiabudi.

Kehandalan pasokan jaringan listrik Rumah-rumah Pompa ini sudah diperkuat dengan pemasangan Automatic Change Over (ACO) di gardu distribusi dalam jaringan listrik tersebut. ACO ini berfungsi untuk penggantian pasokan daya listrik secara otomatis jika pasokan utama mengalami gangguan saat terkena banjir sehingga air tidak dapat mengalir sampai ke gardu distribusi tersebut.

“Perkuatan Kehandalan pasokan rumah-rumah pompa ini antisipasi ganda dari PLN untuk mendukung program penaggulangan banjir pemerintah provinsi DKI Jakarta,” jelasnya.

PLN Disjaya juga membangun pusat komando penanggulangan akibat bemcana banjir yang dinamakan Disaster Recovery Center (DRC) yang merupakan pusat pemantauan kondisi sistem kelistrikan yang didalamnya meliputi pusat data daerah beserta Instalasi PLN yang rawan banjir, pemantauan daerah yang mengalami pemadaman akibat banjir hingga pemulihan pasokan listriknya.