Jakarta – Giliran Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyambangi Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (20/12). Kedatangannya untuk mendapatkan wings atau brevet dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Udara (AU).

Sebelum acara pemberian wings atau brevet dari Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Tito terlebih dahulu menjajal kecepatan dari pesawat Sukhoi milik TNI AU, dari landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Tito nampak hadir sekitar pukul 08.00 WIB. Saat itu, Tito ditemani oleh para Jenderal TNI yaitu Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Mulyono dan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana Ade Supandi.

Sebelum menaiki pesawat Sukhoi berwarna putih abu-abu tersebut. Mantan Kepala BNPT ini terlebih dahulu melakukan foto dengan gagah bersama dengan para Jenderal TNI sambil mengenakan seragam terbang berwarna hijau yang juga didampingi oleh seorang pilot dari Korps TNI AU.

Aktivis Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Relawan NKRI Frans Freddy pun mengapresiasi komitmen dengan soliditas yang tinggi, antara TNI-Polri yang sedang dibangun saat ini.

“Kami yakin kekuatan antara dua institusi baik TNI-Polri bisa makin solid dan kompak dalam melakukan tugas apapun. Semakin rutin bertemu maka kegiatan positif itu bisa menjadi contoh untuk bawahannya,” ujar Frans, hari ini.

Lebih lanjut, Frans juga mengingatkan masih ada tantangan yang harus di hadapi di tahun politik ini yakni pesta demokrasi 2018 dan 2019. Tensi politik sebentar lagi bakal memanas dan potensi tukang adu domba kembali memainkan perannya untuk membenturkan TNI-Polri agar kegaduhan dan isu-isu tersebut bisa dipelihara.

“Soliditas TNI dan Polri sangatlah penting. TNI dan Polri merupakan dua pilar utama yang menjaga persatuan kesatuan bangsa. Kami mahasiswa siap jadi bumper untuk melawan tukang adu domba dan memberikan penyadaran kepada masyarakat agar tak termakan fitnah-fitnah keji yang makin marak,” sebutnya.

Menurutnya, hanya dengan TNI dan Polri yang solid, NKRI dapat terjaga kesatuan dan persatuannya. Kata dia, respon cepat keduanya saling bahu membahu memberikan pelayanan dan pendekatan ke masyarakat harus didukung oleh semua pihak. Terutama dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru yang sebentar lagi akan dihadapi.

“Kerjasama yang baik antara TNI-Polri akan menghasilkan hasil yang maksimal untuk menangani permasalahan-permasalahan ke depan,” tandasnya.