Jakarta – Pemuda dan Mahasiswa se DKI Jakarta berkomitmen menjaga kerukunan dan kebhinnekaan di Indonesia khususnya Ibukota DKI Jakarta.

Hal ini dilakukannya dalam kegiatan perayaan Natal dan Tahun Baru yang diikuti 4 organisasi kepemudaan yaitu Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Jakarta (GMKI Jakarta), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Jakarta Pusat (GMNI Jakarta Pusat), Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi DKI Jakarta (LMND DKI Jakarta) serta Komite Nasional Pemuda Indonesia DKI Jakarta (KNPI DKI Jakarta), di Gereja HKBP Sutoyo, Jakarta Timur, Jumat (19/1).

Ibadah perayaan Natal dan Tahun Baru itu dipimpin oleh Pendeta Wim Wairata, selaku Dektur Lembaga Pelayanan Mahasiswa Indonesia (LPMI) yang berlangsung dengan khidmat dan penuh sukacita.

Dalam khutbah nya, Pendeta Wim menyampaikan bahwa tema natal “Berdamai dengan Semua Ciptaan” harus diaplikasikan dalam kehidupan sehari – hari dan berpesan agar para pemuda dan mahasiswa memiliki tanggung jawab bersama.

Dalam perayaan Natal kali ini juga dilakukan penyalaan lilin secara simbolik yang diwakili oleh para pimpinan 4 organ inisiator acara, Diaz hendropriyono (Staf Khusus Presiden), pemuda gereja dan Pendeta Wim.

Sementara itu, Ketua Panitia Perayaan Natal dan Tahun Baru Pemuda dan Mahasiswa se-DKI Jakarta, Saudari Sepril mengucapkan terima kasih atas bantuan dari berbagai pihak sehingga kegiatan tersebut bisa berjalan lancar.

“Terima kasih pada semua pihak yang telah membantu acara sehingga berjalan lancar dan kegiatan ini untuk menyatukan setiap pemuda dan mahasiswa di DKI Jakarta,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sepril juga mengatakan bahwa tahun 2018 ini GMKI akan mengadakan Kongres di Jakarta. Dia pun memohon kepada semua pihak untuk mendukung Kongres GMKI tahun 2018 di Jakarta.

Ditempat yang sama Staff Khusus Presiden Diaz Hendropriyono, mengatakan bahwa permasalahan yang dialami pemuda dan mahasiswa generasi sekarang adalah nilai-nilai Nasionalisme yang makin terdegradasi sehingga butuh usaha untuk memulihkannya.

“Inilah tugas pemuda dan mahasiswa untuk membangun kembali bangsa Indonesia,” ucapnya.

Perwakilan Polda Metro Jaya AKBP Sodiran berharap peran aktif pemuda dan mahasiswa untuk menjaga dan berpartisipasi dalam menjaga wilayah hukum Polda Metro Jaya terutama di Tahun politik yang akan digelar pilkada serentak dan kegiatan Asian Games.

“Tahun ini merupakan tahun Politik yang sibuk sehingga kami butuh bantuan dari semua pihak termasuk pemuda dan mahasiswa,” sahut AKBP Sodiran.

Sambutan juga datang dari Mayor Luki selaku perwakilan Kodim Jakarta Timur, beliau menyampaikan Selamat Natal dan Tahun Baru bagi seluruh peserta perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Semoga ini menjadikan semakin erat dan saling menolong, damai itu indah”.

Kemudian sambutan datang dari KNPI, saudara Taufan Dante yang mengatakan bahwa tugas pemuda dan mahasiswa untuk merajut persatuan dan pesan damai di DKI Jakarta.

Setelah itu acara ditutup dengan penyerahan cinderamata penghargaan kepada Bapak Diaz Hendropriyono yang diserahkan oleh Ketua GMKI Jakarta Agung Tamtam Sanjaya.

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh pendeta Wim Wairata yang juga mendoakan kota Jakarta dan bangsa Indonesia agar selalu dilingkupi dengan kedamaian.