Magelang – Pengasuh Ponpes Sirojul Muhlasin menegaskan sangat tidak setuju dan mengutuk keras atas tindakan penyerangan yang terjadi di Gereja St. Lidwina Sleman Jogjakarta.

Putra kedua Pengasuh Ponpes Sirojul Muhlasin Ustadz Abdul Hamid memastikan pihak pesantren tidak pernah mengajarakan kekerasan dan hal-hal yang bersifat radikal apalagi terorisme.

“Kami selaku pesantren memiliki pandangan yang positif tentang Islam yang rahmatal lil alamin,” jelas Ustadz Abdul Hamid, saat menggelar jumpa pers di Pendopo Ponpes Sirojul Muhlasin II alamat Dsn. Krincing Ds. Secang Kec. Secang Kab. Magelang, Kamis (15/2/2018).

Jumpa pers tersebut, terkait penyerangan Gereja St. Liwina Sleman Jogjakarta yang terjadi pada hari Minggu tanggal 11 Februari 2018 oleh Sdr. SULIONO als ABDUL HADI yang mengakibatkan beberapa jamaat Gereja tersebut mengalami luka akibat terkena sajam dari pelaku.

Menurut Abdul Hamid, pesantrennya sejak berdiri 102 tahun yang lalu hingga sekarang masih tetap berpegang teguh dalam menganut, mengajarkan dan mengajarkan paham ahlu sunnah wal jamaah, dengan mengikuti paham asy’airiyyah bermadzab fiqih Safii serta tassawuf imam Junaid Al Baghdadi dan Imam Ghozali, sejalan dengan paham pesantren NU lainnya.

Pihaknya juga menghimbau kepada seluruh wali murid, alumni pada khususnya dan warga masyarakat pada umumnya untuk menjaga kedamaian, keamanan, ketenangan, dan ketertiban serta tidak terpancing dengan situasi dan kondisi yang sedang berlaku saat ini.

“Harapan besar kami, semoga Alloh SWT mencurahkan rahmatNya kepada seluruh bangsa Indonesia yang menjaga keutuhan NKRI yang aman, damai, sejahtera. Kami informasi kepada keluarga besar ponpes Sirojul Muhlasin ( wali santri, alumni ) bahwa pesantren dalam keadaan baik, tenang dan kegiatan belajar mengajar berjalan seperti biasa,” pungkasnya yang diakhiri atas nama Pengasuh Pesantren KH. ABDUL HAMID Bin KH. MUHLISUN.

Turut hadir dilokasi acara sebagai berikut : Ustad MUHAMMAD Bin KH. MUHLISUN ( Putra pertama KH. MUHLISUN ), Ustad KH. ABDUL HAMID Bin KH. MUHLISUN ( Putra Kedua KH. MUHLISUN ), Ustad MUAMAR selaku pengasuh ponpes Sirojul Muhlasin II Krincing Secang dan Ustad HANAFI selaku pengajar di Ponpes Sirojul Muhlasin I Payaman Secang.