JAKARTA, Triknews.net – Ribuan kader Partai Bulan Bintang (PBB) hari ini datangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memprotes pihaknya tidak diloloskan dalam verifikasi faktual sebagai partai peserta Pemilu 2019.

Dari ribuan kader yang hadir, tampak eksponen Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) ikut andil dan memeriahkan aksi damai tersebut.

Salah satu orator yang mengaku sebagai HTI menyampaikan bahwa perjuangan PBB saat ini telah mendapatkan restu dari seluruh umat Islam di Indonesia.

“Yakinlah perjuangan kalian ini tidak sendiri, banyak umat Islam yang berada di belakang kalian,” kata orator di atas mobil komando, Kamis (1/2/2018).

Bahkan HTI menyatakan jika hanya tinggal satu saja partai politik yang pro terhadap umat Islam dan tegaknya syariat Islam yakni PBB.

“Rezim ini anti Islam, rezim ini anti ulama dan Habaib, rezim ini anti partai Islam. Saya percaya hanya PBB yang masih sejalan dengan syariat Islam,” ujarnya.

Tidak hanya itu, HTI memiliki harapan besar ketika partai yang dipimpin oleh Prof Yusril Ihza Mahendra tersebut lolos menjadi peserta pemilu 2019, maka partai yang mengakui sebagai partai masyumi tersebut harus berani menegakkan syariat Islam dan Khilafah.

“Ketika PBB jadi pemenang, maka Syariat Islam harus ditegakkan. Saya yakin itu karena PBB adalah partai Islam dan satu-satunya partai penegak syariat Islam,” tegasnya.

Sebelumnya di kalangan grup jurnalis tersebar broadcast dari Ketua DPP Front Pembela Islam (FPI) Ustadz Sobri Lubis bahwa pada agenda aksi PBB hari ini di KPU, seluruh kader dari FPI dan Laskar Pembela Islam (LPI) akan ikut mendukung PBB menjadi peserta pemilu 2019.

Sayangnya dalam pantauan wartawan di depan KPU, tidak tampak satu pun laskar yang dipimpin oleh Sobri Lubis tersebut berada di tengah-tengah massa aksi.