Sumenep, Triknews.net – Setelah Pilkada serentak 2018 dilaksanakan beberapa waktu lalu, kini para politisi, baik yang senior maupun yang pemula (muda), tengah mempersiapkan diri untuk bertarung pada kontestasi Pileg 2019 mendatang.

Secara khusus untuk Kabupaten Sumenep, geliat para pemuda untuk ikut berpartisipasi dalam Pileg 2019 melalui ide dan gagasan menjadi sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kaum muda yang mendaftar di partai politik untuk mengikuti perhelatan politik tersebut.

Menurut Caleg DPRD dari Partai Golongan Karya (Golkar) untuk Kabupaten Sumenep Dapil III (Pragaan-Guluk-Guluk-Ganding), Novi Hermawan, pemuda jangan hanya berpangku tangan dan seharusnya turun tangan untuk ikut serta berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat. Salah satu pintu masuk ke arah itu, dengan menjadi anggota legislatif.

“Melihat kondisi dimana keadilan dan kesejahteraan sudah tidak menjadi prioritas utama sebagian wakil rakyat di Republik ini, saya sebagai pemuda merasa terpanggil untuk sedikit banyak berkontribusi menyelesaikan persoalan yang ada. Kita sebagai pemuda tidak boleh berpangku tangan. Kita harus turun tangan,” katanya kepada awak media, Selasa (24/07/2018) sore.

Novi, demikian sapaan akrabnya, menampik anggapan bahwa pencalonan dirinya melalui Partai Golkar hanya untuk memenuhi kuota partai saja. Ia mengaku memang sejak 2016 lalu ingin mencoba peruntungan di dunia politik.

“Saya sudah putuskan nyaleg melalui Partai Golkar tahun ini untuk Sumenep Dapil III,” ucap Novi.

Saat ditanya mengapa memilih maju dari partai berlambang beringin, Novi mengatakan karena Partai Golkar merupakan partai politik yang tertua di Indonesia.

“Sejarahnya dalam membangun Republik ini tidak perlu diragukan lagi,” tegas pria kelahiran Sumenep tersebut.

Dia menuturkan setahun ke depan akan fokus bersama para caleg lainnya untuk berkonsolidasi dengan Golkar. Hal ini dilakukan untuk penguatan partai Golkar jelang Pileg dan Pilpres 2019.

“Hanya saja, pesan saya, mari kita terus belajar mengembangkan potensi diri agar kita siap dan pantas mengemban amanah dari masyarakat,” lanjutnya.

“Dan yang terakhir adalah mari berpolitik secara dewasa, jaga silaturrahmi dan jangan jadikan sahabat kita yang lain sebagai lawan. Tetapi kita saling mensupport sehingga kaum muda betul-betul dapat diberikan kepercayaan oleh masyarakat,” tandasnya.