Banten – Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia (Jari 98) memuji sosok Ketua Umum ICMI Orda Lebak Usep Mujani yang memantapkan diri maju menjadi bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRD Provinsi Banten dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Lebak.

“Usep Mujani adalah sosok muda yang inspiratif dengan berbagai pencapaian gemilang. Saatnya membangun semangat kaum muda untuk didorong maju sebagai calon wakil rakyat,” ungkap Sekjen Jari 98 Ferry Supriyadi, Rabu (1/8/2018).

“Jaman now eranya politisi muda terjun didunia politik,” kata Ferry lagi.

Tak hanya muda dan enerjik, kata Ferry, ternyata Usep yang juga Pengurus Besar HMI itu memiliki segudang prestasi dengan rekam jejak politik yang mumpuni.

“Generasi milenial saat ini memiliki ide-ide yang autentik dan kredibel. Mahathir Muhammad menang karena bisa gaet politisi muda. Tidak salah pilih PPP gandeng Usep yang merupakan Sekjen ASEAN Muslim Student Association,” ucap Ferry.

Ferry pun menyakini Ketum Himpunan Mahasiswa Banten yang memiliki segudang pengalaman itu mampu menunjukkan sesuatu yang terbaik buat warga Banten.

“Usep memiliki kedewasaan berpikir dan kematangan politik. Melalui politik, pemuda dapat turut andil menentukan nasib bangsa di masa mendatang. Saatnya yang muda memimpin,” kata dia lagi.

Sementara itu, Usep Mujani menuturkan saatnya generasi muda untuk ambil bagian strategis dalam proses demokrasi. Sehingga, peran generasi muda ke depan tidak hanya mengawal pembangunan di luar parlemen, melainkan terlibat langsung dalam menentukan arah pembangunan.

“Memasuki dunia politik praktis berangkat dari dorongan rekan, sahabat, keluarga dan lingkungan sekitarnya. Awalnya memang berat memilih terjun langsung ke politik praktis. Tapi, dorongan dari semua pihak, membuat saya yakin untuk maju di Pileg 2019,” ujarnya.

Aktivis yang mengawali perkuliahannya di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Ciputat, Kota Tangerang Selatan itu mengaku banyak harapan dari berbagai kalangan terkait keterlibatan generasi muda dalam pengambilan keputusan arah pembangunan. Ia mengaku, citra Lebak yang masih menyandang sebagai daerah tertinggal diharapkan mengalami perubahan.

“Orang mengenal Lebak masih identik dengan ketertinggalan, padahal kalau dilihat secara umum saat ini Kabupaten Lebak merupakan daerah yang memiliki potensi banyak,” terangnya.

Pria kelahiran Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak 16 Oktober 1992 itu membeberkan potensi yang dimaksudkan, diantaranya Kecamatan Maja menjadi daerah penyangga DKI Jakarta, potensi wisata di sepanjang pantai selatan, potensi sumber daya alam pertambangan, pertanian. Potensi sumber daya manusia yang bisa dilihat sudah merata di masing-masing wilayah.

“Lebak memang potensial, sejauhmana masyarakat bisa memanfaatkan dan merasakan dari potensi yang ada,” terangnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hidayah Cileles itu menyebut ada harapan dari semua potensi yang dimiliki oleh Lebak. Salah satunya meminta dirinya untuk bisa mengawal aspirasi suara masyarakat. Hal ini diperoleh saat dirinya berkunjung ke Keluarga Besar Presiden Indonesian Saudi Arabia Business Council, M. Hasan Gaido di Desa Aweh Kecamatan Rangkasbitung.

“Silaturahmi dengan keluarga besar H. Hasan Gaido, Pertemuan ini atas dasar kesamaan gagasan untuk memperjuangkan ekonomi umat, khusunya masyarakat Lebak,” katanya.

M. Hasan Gaido mengatakan, berterima kasih kepada Usep, karena sudah dikunjungi. Dalam kunjungannya ada beberapa hal yang dibahas, termasuk berkaitan dengan penerapan ekonomi umat di era digital. “Saya baru pertamakali mengajak calon legislatif duduk bersama dengan keluarga besar saya, artinya saya percaya Usep dapat mewakili aspirasi masyarakat Lebak,” katanya.

Ia berharap, generasi muda seperti Usep Mujadi dapat mengikuti kontestasi di Pileg 2019. Kata dia, ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh generasi muda. Salah satunya mendorong penguatan  dan pemberdayaan ekonomi, khususnya di Banten.

“Kita berharap Usep bisa mewakili semangat pemuda dan kaum santri untuk berjihad melakukan perbaikan di Banten terutama dalam aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.