Jakarta – Konflik internal antara Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terkait Cawapres ternyata belum selesai.

Konflik ini terjadi dikarenakan PKS tidak menduduki jabatan apapun dalam pencalonan Wakil Presiden.

Dalam Ijtima Ulama mengeluarkan 2 nama yakni Nama Uztadz Salim Segaf Al-Jufri dan Ustadz Abdul Somad sebagai Cawpres Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019 dan sesuai dengan hasil musyawarah istimewa Majelis Syuro PKS terkait Pilpres 2019 tetap mengawal hasil ijtima ulama

Konflik yang dianggap sudah selesai setelah pencalonan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahudin Uno Sebagai Capres dan Cawapres 2019 dengan partai pengusung PAN, PKS, dan GERINDRA ternyata yang dikatan sudah selesai ternyata nampaknya masih jauh dari kata selesai

Semua itu terlihat dengan spanduk dan selebaran yang bertebaran dalam acara Milad FPI yang ke 20 di Bumi Perkemahan Cibubur 20/8/2017
Dalam spanduk tersebut terlihat bahwa jelas sekali dalam spanduk tersebut terdapat lambang PKS dan terdapat juga gambar Prabowo disandingkan dengan Ustadz Salim Segaf Al-Jufri dan Ustadz Abdul Somad. Hal itu sesuai hasil rekomendasi ijtima ulama ini adalah cawapres diajukan dan PKS pun sesuai dengan keputusannya tetap mengawal ini.

Semua ini jelas terlihat bahwa konflik yang ada dicoba dibawa masuk kedalam tataran akar rumput melalui FPI pada saat Milad FPI ke-20 di Cibubur minggu 19/8/2017.