Triknews.net – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur telah menerbitkan surat balasan yang sebelumnya dilayangkan Relawan Ganti Presiden 2019 tertanggal 24 Agustus 2018 untuk kegiatan deklarasi pada Minggu (26/8) di Tugu Pahlawan. Surat tersebut berisikan Polda Jatim tidak dapat menerbitkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) dengan berbagai pertimbangan.

Surat dengan nomor B/…/VIII/2018/Ditintelkam dengan klasifikasi biasa perihal Jawaban surat Relawan Ganti Presiden (RGP) 2019 Jatim yang ditujukan kepada Mila Machmudah selaku koordinator lapangan (Korlap) RGP.

Surat jawaban Polda Jawa Timur tentang surat Relawan Ganti Presiden 2019 Jatim. [istimewa]
Ada 3 point, yang pertama adalah dasar Undang-Undang RI Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Serta UU RI Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, dan UU RI Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

Selain itu, Juklak Kapolri No Pol : Juklak/02/XII/1995 dan Perkap Nomor 7 Tahun 2017 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Pelayanan, Pengamanan, dan Penanganan Perkara Penyampaian Pendapat di Muka Umum.

Di dalam surat tersebut pada nomor 3 juga dituliskan bahwa pada saat yang sama bersamaan dengan kegiatan masyarakat yang lainnya. Kegiatan tersebut juga dapat menimbulkan pro dan kontra dan dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menyatakan bahwa pihaknya memastikan tidak akan mengeluarkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) izin keramaian kegiatan deklarasi tersebut.

Polda Jatim beralasan tidak memberikan izin lantaran demi menjaga menjaga kondisifitas keamanan bersama masyarakat di wilayah Jawa Timur khususnya di Kota Surabaya.

Meski sempat tidak mendapat izin dari pihak Polda Jatim, aksi Deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya akan tetap digelar.

Meskipun ada maupun tanpa pengamanan dari pihak Kepolisian yang berkewajiban menjaga keamanan, pihak panitia aksi Deklarasi #2019GantiPresiden pun sudah bertekad akan tetap menyelenggarakan kegiatan ini yang telah lama sudah direncanakannya.

Juru Bicara, Deklarasi #2019GantiPresiden Tjethep M Yasin saat mendampingi Ahmad Dhani di Surabaya mengatakan bahwa jauh hari sebelum kegiatan itu pihaknya telah melayangkan surat pemberitahuan kepada otoritas keamanan Polri yaitu Polda Jatim dan tembusan di Polrestabes Surabaya. Pihak panita telah memberikan surat berisi tentang kegiatan menyampaikan pendapat dimuka umum.

“Deklarasi 2019 ganti Presiden tetap digelar,” tegas Tjethep M Yasin.

Menurut dia, pihak panitia telah mempersiapkan segalanya untuk aksi deklrasi ini. Rencannya, kegiatan aksi deklarasi ini akan diikuti banyak orang dari Nusantara khususnya masyarakat di Jawa Timur.

“Ada perwakilan deklrasi 2019 ganti Presiden di setiap wilayah Jawa Timur yang nantinya juga turut hadir,” tandasnya. (*)