Lombok – Lombok terus hingga saat ini masih di landa gempa susulan. Namun, dibalik musibah sepilu itu masih ada pihak yang mengkaitkan dengan politik. Bahkan menuding akibat adzab Tuhan. Itu maksudnya apa? Situ manusia?

Humas kelompok Jemaah Anshorusy Syari’ah (JAS) dan juga Ketua FUI (Forum Umat Islam) Wilayah Bima – NTB Ustadz Asikin pun ikut menengahi goncang gancing polemik mempolitisasi musibah bencana gempa di Lombok oleh pihak yang tak memiliki hati nurani.

“Mari kita bersatu, jangan saling menyalahkan apalagi jadikan musibah ini sebagai komoditas politik untuk menjatuhkan pihak tertentu,” tegas Ustadz Asikin, du Posko Bencana Gempa Jemaah Anshorusy Syari’ah (JAS) Dusun Rempek Barat, Desa Rempek, Kec. Gangga, Kab. Lombok Utara, hari ini.

Lebih lanjut, Ustadz Asikin menyayangkan pihak yang justru menambah beban kesedihan masyarakat gempa. Apalagi, kata dia, bermunculan berita-berita hoax yang tak jelas sumbernya.

“Ini sungguh tak ada gunanya, jangan tambah lagi kesedihan masyarakat korban gempa,” lanjutnya.

Lebih jauh, Ustadz Asikin mengajak semua pihak untuk saling bahu membahu bekerja sama sebagai anak bangsa untuk membantu masyarakat Lombok yang tertimpa bencana.

“Tentunya sangat tidak baik apabila kita saling menjatuhkan maupun menghujat satu sama lain. Mari bekerja sama dalam upaya membantu saudara kita yang terkena musibah,” pungkasnya.