https://youtu.be/wt6Vfk694MI

JAKARTA – Sekjen Bang Japar Ustadz Eka Jaya mengajak para pemuda untuk ikut mengawal Pemilu 2019 agar berjalan secara damai dan kondusif.

“Para pemuda harus ikut mengawal Pemilu 2019,” kata Eka Jaya dalam diskusi publik di Hotel Ibis, Cikini Menteng Jakarta Pusat, Jumat (26/10/2018).

Dia pun meminta semua pihak menghormati hasil pesta demokrasi nantinya dan mendukung siapapun sosok yang akan menjadi pemimpin di negeri ini.

“Siapapun pemenangnya harus kita dukung dengan baik,” ujar Eka Jaya.

Eka Jaya berpesan agar para pemuda bisa menjaga pluralistik yang sudah terjaga di negeri ini. “Jaga Pluralistik dan pemuda kawal Pancasila dan NKRI niscaya keamanan dan kondusifitas Pemilu bisa berjalan sukses,” tuturnya.

Sementara itu, Sekjen GMKI David Sitorus berharap pemuda bisa menjadi garda terdepan bangsa ini untuk menjadikan pesta rakyat sebagai tolak ukur kemajuan bukan malah memperkeruh suasana dengan kegiatan kontra produktif.

“Mari dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda saya mengajak Pemuda saat ini untuk mensukseskan Pemilu yang damai dengan melakukan hal-hal yang positif,” tambah dia.

Ditempat yang sama Ketua KNPI DKI Gusti Arief justru mengapresiasi arah kebijakan politik yang saat ini di pimpin oleh Jokowi. Kata dia, pemuda harus menjadi deklarator kemajemukan agar bisa memberikan keteduhan bagi negeri ini dengan kegiatan yang positif.

“Di tengah isu politik yang ada dan berkembang jadikan hal tersebut sebuah ilmu positif demi terciptanya suasana yang baik menjelang Pemilu dan Pilpers 2019. Jangan kita mau di adu domba oleh hal-hal yang kurang baik,” cetusnya.

Dalam kesempatan yang sama Ketum PB Semmi Bintang Wahyu S menegaskan bahwa Pemilu damai adalah harga mati bagi bangsa ini jangan tercerai berai oleh keadaan yang tidak jelas. Melalui momentum Sumpah Pemuda harus bisa menggerakan sendi-sendi kekuatan bagi semua rakyat untuk maju ke depan.

“Harapan kita Pemuda bisa merepretasikan diskusi ini demi suksesnya Pemilu damai 2019,” tandasnya.