Jakarta, TrikNews – Organisasi Islam secara serentak satu persatu ikut andil dalam aksi 212 Jilid II di DPR dorong atas usulan hak angket pemberhentian Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI. Salah satunya adalah KAMMI yang menyatakan akan bergabung dalam aksi tersebut.

“KAMMI kemungkinan besar akan bergabung dalam aksi 212 jilid 2 yang akan digelar di DPR RI pada 21 Februari nanti,” tegas Ketua Umum Pengurus Pusat KAMMI periode 2015-2017 Kartika Nur Rakhman, Senin (20/2/2017).

Karena, menurut dia, gerakan tersebut ada kesamaan satu visi misi dan beberapa utama isu pun juga ada kesamaan yakni menyangkut hak angket dan kritisi pengangkatan Ahok kembali. Dan berdasarkan kajian mereka dari pandangan ahli hukum menyatakan bahwa Ahok sudah seharusnya tidak diangkat kembali sehingga kemudian pihaknya memprotes kebijakan diangkatnya kembali Ahok.

“Kami juga mengkajinya dan dari pandangan para pakar hukum menyatakan Ahok sudah sepatutnya diberhentikan,” ucap dia.

Hingga saat ini, pihaknya masih melakukan konsolidasi terkait estimasi massa yang akan diturunkan ke Gedung DPR RI. “Massa kita dalam beberapa aksi terakhir ini sebelumnya 411, 212 bisa sebanyak 1500 s/d 2000 orang. Namun pada aksi 122 kemarin kita tidak maksimal, namun nanti kita lihat kemampuan konsolidasi teman-teman KAMMI,” tuturnya.

Lebih lanjut, Kartika pun mengapresiasi pelaksanaan Pilkada serentak kali ini yang berjalan secara umum tidak ada gangguan kamtibmas sehingga berjalan kondusif.

“Secara umum kita respek dan mengapresiasi atas berjalan Pilkada serentak kali ini dan secara umum tidak mengganggu suasana yang berjalan kondusif meskipun persaingan ketat berlangsung. Tapi ini bagian dari pendewasaan demokrasi,” tukasnya.