⁠⁠⁠Triknews.com – Mengenai keributan-keributan politik di negeri ini yang biasa kita saksikan, baik di dunia maya maupun di dunia nyata, sebagian pihak menyalahkan Ahok dan Jokowi. Tetapi bagi akun facebook bernama Kang Hasan tidaklah demikian. Ia menolak secara tegas untuk menyalahkan dua pejabat negara itu.

Pada akun itu, Hasan menulis artikel sepanjang 13 paragraf dengan judul RIBUT ini pangkalnya apa? Soal Ahok? Bukan Soal Jokowi? Bukan. Artikel tersebut kemudian dibagikan oleh wartawan senior Majalah Tempo Goenawan Mohamad (GM) pada akun facebooknya. Dan dalam pantauan wartawan triknews.com, artikel yang dibagikan oleh GM tersebut hingga saat ini (6/2) sudah mencapai 3.555 share dan dikomentari sebanyak 1.091 komentar.

Sejak paragraf pertama dalam artikel tersebut, Hasan mengendus beberapa persoalan yang sebenarnya bukan terletak pada Jokowi dan Ahok, tetapi lebih kepada perasaan Islam terpinggirkan, isu agama lain sebagai musuh, dan soal etnis.

“Ini adalah soal orang-orang yang merasa bahwa Islam dan kaum muslim masih dipinggirkan. Ini adalah soal orang-orang yang menganggap orang Kristen itu musuh. Ini adalah soal orang-orang yang menganggap Indonesia sedang dan akan dikuasai Cina,” tulis Hasan.

Terhadap persoalan yang pertama (perasaan Islam terpinggirkan) misalnya, Hasan merasa heran dengan pola pikir bangsa kebanyakan. Sebab menurutnya Kementerian Agama sudah hampir melayani umat Islam secara utuh. \”Soal Islam yang dipinggirkan, sebenarnya umat Islam itu kurang apa sih? Kementerian Agama itu hampir 100% kegiatannya melayani kebutuhan umat Islam. Lalu ada pengadilan agama, yang khusus melayani umat Islam. Ada badan amil zakat, juga untuk umat Islam,\” kata Hasan.

Lalu terkait dengan persoalan yang kedua (isu agama lain sebagai musuh), menurutnya perasaan itu muncul bukan saja karena agama yang berbeda, tetapi karena ada anggapan agama lain tersebut tidak akan tinggal diam dan akan terus melakukan agenda kristenisasi sampai benar-benar menguasai umat Islam.

\”Lalu, ini juga soal orang-orang yang menganggap Kristen itu adalah musuh. Mereka meyakini bahwa Kristen tidak akan pernah diam, sampai mereka menguasai umat Islam. Ahok itu Kristen. Tapi Jokowi kan muslim? Jokowi difitnah Kristen. Jokowi juga difitnah komunis,\” tambahnya.

Sementara terkait persoalan ketiga (status etnisitas), tentu saja mengarah secara spesifik pada etnis China yang selama ini santer diberitakan dan dipolitisasi.

\”Ahok itu Cina, kata mereka. Jokowi? Jokowi juga difitnah Cina. Cina menguasai ekonomi, kata mereka. Eh, ada Bakrie, Chairul Tanjung, Kalla, dan masih banyak lagi. Mereka bukan Cina, tapi juga menguasai ekonomi. Jadi, siapa yang menguasai ekonomi? Yang bekerja keras,\” sebutnya.

Namun, pangkal persoalan dari semua itu, bagi Hasan mengarah pada tidak bernalarnya orang-orang kebanyakan (yang punya anggapan-anggapan miring soal Ahok dan Jokowi). Bahkan, ia menyindir mereka tidak punya pemahaman. \”Tidak paham agama, tidak paham sejarah, tidak berpikir,\” tegas Hasan.