Jakarta, Triknews.com – Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) sebagai organisasi sayap pemuda Partai Golkar yang diakui resmi dalam AD/ART Partai Golkar menyampaikan tiga tuntutan kepada Dewan Pertimbangan serta DPP Partai Golkar.

Ketiga tuntutan tersebut adalah pembubaran satgas Brigade Beringin yang tidak sesuai dengan Peraturan Organisasi (PO), pembekuan DPD I Golkar DKI yang telah bersikap otoriter dan melanggar AD/ART Partai yang telah memecat kader secara sepihak yang tidak sesuai dengan mekanisme Partai dan DPP Golkar harus segera melaksanakan Musdalub DPD I Golkar DKI secepatnya.

“Kemunculan Brigade Beringin ini tentu saja mencurigakan dan patut dipertanyakan,” tegas Ketua AMPG Provinsi DKI Jakarta M. Ichsan Erwin di kantor DPP Golkar, Rabu (22/27).

Terlebih, kata Ichsan, organisasi ini tidak diatur dalam peraturan organisasi partai bahkan bisa merusak kesolidan partai.

“Justru keberadaan Brigade Beringin bisa memecah belah kader-kader muda Partai Golkar,” ujar dia.

Dijelaskan Erwin, pembentukan satuan tugas (Satgas) ini bisa memecah-belah kesolidan para kader Partai Golkar terutama kader-kader muda yang saat ini solid dalam naungan organisasi AMPG.

“Keberadaan Satgas Brigade Beringin itu tidak dikenal dalam aturan organisasi. Golkar hanya mengakui AMPG dan KPPG sebagai organisasi sayap,” bebernya.

AMPG sebagai organisasi sayap partai, justru yang ditunjuk oleh DPP Golkar sebagai badan pengamanan suara di Pilkada serentak termasuk Pilkada DKI. Selain melakukan kekeliruan dengan membentuk Satgas Brigade Beringin, DPD I Golkar DKI juga telah melakukan pemecatan kader partai secara inkonstitusional dan selain itu Ketua DPD I Partai Golkar DKI Fayakhun Andriadi dinilai tidak mampu mengakomodir kader partai dengan baik, susunan personel hanya mengikuti selera pribadi, terbukti dari kinerja DPD I Golkar DKI yg tidak dapat merangkul grassroot Golkar pada Pilkada yang baru berlangsung. Alasan-alasan tersebut yang menjadi penyebab DPD Golkar DKI harus segera melaksanakan Musdalub.