Triknews.com – Berbagai kelompok mengaku keberatan dengan pencatutan keikutsertaan di dalam aksi damai lanjutan \”Jalan Pagi Sehat Al-Maidah 51\” yang akan digelar pada tanggal 11 dan dilanjutkan 12, dan 15 Februari 2017 nanti.

Salah satunya kelompok itu adalah Pembela Tanah Air (PETA). Menurut Panglima Divisi DKI Jayakarta PETA Arimanto mengaku pihaknya belum mendapatkan konfirmasi dan tidak pernah mengetahui siapa panitianya tersebut, sehingga main klaim dimasukkan di dalam aksi tersebut.

\”Kita diklaim untuk dimasukkan di dalam BC tersebut tanpa dikonfirmasi tidak pernah tahu siapa pengundang panitianya. Juga sudah mengecek teman-teman GNPF MUI,\” kata Arimanto hari ini (6/2).

Dikatakan dia, untuk PETA hingga saat ini tidak ada instruksi dalam acara aksi tersebut. Dia menegaskan PETA adalah gerakan tengah untuk menjaga solidaritas sehingga posisinya berada di tengah-tengah dan agar tidak terjadi aksi anarkis.

\”Hingga saat ini juga tidak ada instruksi dari panglima kita agar turun tapi kita tetep dalam posisi netral meskipun nanti terpaksa turun aksi. Kita tidak mau ada yang mendompleng. Kita tetap menyikapi dan harus waspada dan tidak terikat ketika ada buletin dan rilis,\\\” tandasnya.⁠⁠⁠⁠