Jakarta, Triknews.com – Relawan Jokowi – JK Amalan Rakyat Frans Freedy menyebut tudingan kriminalisasi ulama yang diarahkan pada institusi Polri adalah salah alamat.

Sebab, menurut Frans, apa yang dilakukan korps Bhayangkara itu, kata dia, bukanlah sesuatu yang dipaksakan.

“Kriminalisasi itu perbuatan yang sesungguhnya bukan perbuatan pidana, dipaksakan untuk dipidanakan. Nah, ketika seseorang yang diperiksa sebagai tersangka atas satu perbuatan telah memenuhi unsur dari pasal yang disangkakan, itu bukan kriminalisasi,” tegas Frans hari ini.

Menurutnya, tiap orang memiliki kedudukan yang sama di mata hukum. Sehingga, kata dia, bukan berarti kalau seorang ulama, tidak boleh diperiksa, karena kan ada tindakan yang bisa dikelompokkan sebagai tindak pidana.

“Langkah Polri sudah tepat,” ucap dia.

Dia meminta masyarakat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Terbukti atau tidak, itu nanti di pengadilan. Oleh karenannya, tambah dia, jangan setiap diperiksa mengatakan itu dikriminalisasi, dll.

“Intinya kita harus interopeksi diri dulu saja,” tutur dia.

Lebih lanjut, Frans kembali memastikan Polri tidak melakukan upaya kriminalisasi ulama. Dia pun menghimbau agar semua pihak untuk memahami makna kriminalisasi.

“Berikan kesempatan kepada penegak hukum untuk menyelesaikan ini,” tandasnya.