Presiden Jokowi, Freeport
Ilustrasi.

Jakarta, Triknews.com – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mengaku sangat mendukung langkah pemerintah Indonesia yang memberikan kebijakan baru kepada PT Freeport Indonesia.

“Mendukung penuh pemerintah atas sikap, kebijakan dan regulasi pemerintah terhadap PT Freeport Indonesia dan meminta agar pemerintah tetap melaksanakan regulasi dan kebiajakan sesuai dengan UU dan Peraturan yang telah dibuat,” kata Presidium GMNI dalam siaran persnya, Jumat (24/2).

Bahkan jika kebijakan pemerintah Indonesia tersebut tidak diindahkan oleh PT Freeport Indonesia, GMNI pun mendesak agar Presiden Joko Widodo berani mengambil sikap besar yakni menghentikan seluruh bentuk kerjasama dengan perusahaan pertambangan asal Amerika Serikat itu.

“Apabila PT Freeport Indoensia tidak tunduk dan patuh terhadap peraturan dan kebijakan yang berlaku saat ini, maka meminta Presiden RI untuk menghentikan hubungan kerjasama apapun dengan PT Freeport Indonesia,” tukasnya.

Lebih lanjut, demi melindungi seluruh aset milik negara, GMNI juga meminta agar Presiden Joko Widodo dan jajaran pemerintahan pusat agar bisa tegas melakukan nasionalisasi aset, yang saat ini tengah menjadi bancakan perusahaan asing.

“Meminta pemerintah untuk mengambil alih seluruh aset-aset yang dikuasai asing yang merugikan rakyat Indonesia,” tukasnya.