Jawa Timur, Triknews.com – Seorang anggota polisi yang bertugas di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, dilempari bom rakitan oleh orang tak dikenal. Dua orang melarikan diri dan seorang lagi ditangkap karena tertembak kaki kirinya.

Bom yang dilempar ke Aipda Mukiyi itu meledak dan mengenai paha kirinya. Anggota Resmob Satreskrim Polres Mojokerto itu ditolong warga dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Pelemparan tersebut terjadi di depan Gedung SMPN 1 Pungging, Mojokerto.

“Saat itu, Aipda Mukiyi membuntuti tiga pria berboncengan dengan satu motor, yang dicurigai akan melakukan kejahatan. Saat akan dihentikan, mereka malah melempar bom rakitan,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera, Sabtu (25/2) malam.

Ketiga pria itu langsung kabur setelah melempar bom tersebut. Namun, korban masih sempat menembak salah satu pelaku dan mengenai kaki kirinya.

“Sabtu pagi, ada laporan ditemukan seorang tergeletak di pinggir jalan dengan kaki kiri penuh darah di Jalan Raya Kalipuro. Sepertinya, pria tersebut yang ditembak Aipda Mukiyi,” katanya.

Sementara itu, menurut Kapolres Mojokerto, AKBP Rachmat Iswan Nusi juga membenarkan informasi itu. Disampaikannya, pelemparan yang mengenai anggota resmob Satreskrim Polres Mojokerto tersebut berawal korban mencurigai diduga pelaku tindak pidana di Jalan raya, Desa Kalipuro Kecamatan Pungging sebanyak 3 org (boncengan 3) menggunakan kendaraan sepeda motor Honda Scoopy hitam nopol W-3123-ETT.

Lanjut Kapolres Mojokerto, kemudian Aiptu Mukiyi membuntutinya, sesampai di depan SMPN 1 Pungging, Aipda Mukiyi hendak menghentikan 3 orang diduga pelaku tindak pidana tersebut namun Aiptu Mukiyi dilempar diduga Bondet (bom rakitan) mengenai dan melukai paha kiri.

“Saat ini petugas dari Sat Reskrim Polres Mojokerto melakukan pengejaran dan penyisiran di area persawahan seputaran tempat kejadian,” terang Kapolres Mojokerto.

Dalam kartu identitas yang dibawa, pelaku bernama Faisol Abdulloh, warga Desa Sapulante, Kecamatan Paserpan, Kabupaten Pasuruan. [kmp/trbt]