Jakarta, Triknews.com – Ratusan buruh yang melakukan aksi jalan kaki dengan long march dari Kota Medan menuju Jakarta sejak Jumat 20 Januari 2017 akhirnya tiba di Jakarta.

Mereka pun disambut ratusan buruh dari Jakarta dengan bersama-sama berunjuk rasa didepan Istana Negara Jakarta.

Aksi gabungan dari Komisariat (PK) Buruh Korkapel UPTK (Koperasi Karyawan Pelabuhan Unit Peti Kemas) Pelindo I, II, III Sumatra Utara, Jakarta, Surabaya yang tergabung dalam Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) beserta solidaritas FPPI itu menuntut pengangkatan sebagai pekerja permanen atau tetap.

“Mereka datang ke Jakarta untuk mendapatkan keadilan. Selamat datang di Jakarta,” kata Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (DPP SBSI) Prof Dr Muchtar Pakpahan yang ikut meyambut karyawan Pelindo I, yang juga Pengurus Komisariat Serikat Buruh Sejatera Indonesia (PK SBSI) Kopkarpel UPTK Belawan-Pelindo I, Senin (27/2).

Kendati demikian, Muchtar Pak Pahan ikut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh jajaran Kepolisian yang telah melakukan pengawalan dan memberikan rasa aman sejak start dari Medan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Kepolisian. Kita sudah melintasi 7 Kapolda. Kami patut dan wajar ucapkan terima kasih kepada Kepolisian sebab sudah mengawal dan memberi rasa aman kepada teman-teman buruh,” jelasnya.

Sementara Kapolres Metro Jakpus Kombes Pol Dwiyono juga menyampaikan rasa empatinya yang mendalam atas perjuangan para buruh yang menempuh aksi longmarch jalan kaki 2.000 km ini.

“Saya sangat empati kepada rekan-rekan buruh. Apalagi tadi disebutkan ada teman-teman buruh yang terkena gigitan ular,” kata Dwiyono.

Dia menghimbau kepada buruh jika mengeluhkan kesehatannya maka pihaknya sudah menyediakan bantuan medis dan tempat ibadah bagi umat muslim yang menjalankan shalat dhuhur.

“Apabila ada yang sakit kami dari Kepolisian sudah menyediakan medis dan apabilan rekan-rekan pada mau sholat bagi yang muslim kami sudah menyediakannya,” tandasnya.