Jakarta, Triknews.net – Langkah DPP Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) yang telah melaporkan Ustaz Alvian Tanjung terkait Hate Speech, karena menjustifikasi SBSI dan Ketua Umumnya adalah bagian dari kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI), merupakan hal yang tepat.

Begitui disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP SBSI, Andi Naja FP Paraga dalam keterangan tertulis kepada redaksi, Selasa (30/5).

“Hate Speech terhadap Serikat Buruh Sejahtera Indonesia atau SBSI dan Tokoh Sentralnya harus terus kita lawan mengingat upaya untuk merongrong Pancasila dengan satu per satu melibas organisasi yang konsisten mendukung Pancasila, serta tokoh-tokoh terdepan mengawal Pancasila, yang terus terjadi,” kata Andi.

Oleh karena itu, lanjut Andi, SBSI menghimbau segenap pengurus di seluruh Wilayah Indonesia, mulai dari DPP, Kordinator Wilayah, DPC hingga Pengurus Komisariat (PK) untuk melakukan upaya-upaya menghidupkan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 1945 pada 1 Juni 2017.

“Kita meminta aparat kepolisian tegas menegakkan aturan dan jangan membiarkan kebencian terus terjadi. Kami mengimbau juga agar semua pengurus dari tingkat Pusat hingga ke tingkat perusahaan untuk menghidupkan dan setia kepada Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945,” ujar Andi.

Ustaz Alfian Tanjung telah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung dijebloskan ke dalam penjara terkait ceramahnya tentang PKI dan Partai Komunis China (PKC)  di Masjid Mujahidin, Surabaya, Jawa Timur, lewat media sosial YouTube.