Kuningan, Triknews.net – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) RI, Yasonna H Laoly mempertanyakan mengapa sampai ada tuduhan jika imam besar Front Pembela Islam (FPI), Muhammad Rizieq Shihab sedang dikriminalisasi.

Ia berpandangan jika tidak ada istilah dikriminalisasi. Bahkan ia meyakini jika Polisi telah melakukan kinerjanya dengan profesional, yakni tidak akan mudah memberikan status tersangak kepada seseorang jika tidak memiliki bukti kuat.

“Dari mana (kezaliman)? Tanya pak polisi katanya bukti lengkap. Tidak mungkin polisi tidak profesional mengaudit itu (kasus dugaan percakapan konten pornografi),” kata Yasonna di Kantor Kemenkumham, Jakarta Selatan, Rabu (31/5).

Diketahui, paa hari Senin (29/5) lalu, tim penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Metro Jaya telah resmi meningkatkan status tersangka terhadap Rizieq Shihab dalam kasus dugaan chat mesum yang melibatkan Firza Husein.

Penetapan tersangka tersebut pun dilakukan pasca polisi mengantongi dua alat bukti kuat terkait dengan kasus tersebut.