Jakarta, Triknews.net – Penerangan Komando Strategis Angkatan Darat (Penkostrad) membantah fitnah yang dilancarkan oleh pendukung pentolan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, yakni Very Gheny, melalui akun Facebooknya, yang menuding personil Kostrad tak melepaskan sepatu mereka saat melakukan gladi pengamanan untuk kunjungan Presiden Joko Widodo ke Masjid Raya Tasikmalaya.

Dalam keterangan tertulis yang diungggah laman facebook Penkostrad, dinyatakan bahwa tudingan dari Verry itu tidak benar alias hoax belaka. Ditengarai, tudingan itu sengaja dilakukan untuk memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kami pastikan, semua prajurit telah menanggalkan sepatu di luar mesjid dan menggunakan kaos kaki warna hitam yang terkesan seperti masih menggunakan sepatu PDL,” demikian salah satu bantahan yang diunggah oeh Penkostrad melalui laman Facebooknya, Sabtu (10/6).

Ada sekitar 6 poin yang disampaikan Penkostrad dalam klarifikasi sekaligus bantahannya kepada akun Verry Gheny tersebut, antara lain:

Pertama, saat pelaksanaan Gladi Pam RI 1 di Mesjid Raya Tasikmalaya, Tim dari YR 323 sebanyak 10 orang melaksanakan tugasnya sesuai prosedur standar pengamanan yang berlaku.

Kedua, kami pastikan, semua prajurit telah menanggalkan sepatu di luar mesjid dan menggunakan kaos kaki warna hitam yang terkesan seperti masih menggunakan sepatu PDL

Ketiga, kepada penyebar berita (Vherry Gheny), tolong hentikan pernyataan yang tendensius yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan. Apabila ada yang perlu disampaikan silahkan hubungi kami dengan identitas yang jelas dan tidak menggunakan akun abal-abal.

Keempat, prajurit TNI melaksanakan tugas dengan memegang teguh Pancasila, Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, sangat mengerti dan paham yang harus dan dilarang dalam pelaksanaan tugasnya.

Kelima, pernyataan ini adalah untuk meluruskan pemberitaan yang tidak benar, dan kami harapkan oknum yang tidak bertanggung jawab menghentikan segala penyebaran hoax, pernyataan maupun isu yang bisa memecah belah persatuan dan kesatuan.

Keenam, semoga kita semua diberikan rahmat dan hidayat oleh Allah Swt di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, serta dijauhkan dari segala dengki, benci dan fitnah.

Sebelumnya, akun Facebook Verry Gheny menggungah 3 gambar, di mana di salah satu gambarnya terdapat seorang anggota Kostrad mengenakan spatu. Di gambar yang lain, tampak sejumlah anggota Kostrad berkumpul di sebuah ruangan mirip masjid, tetapi tidak begitu jelas apakah mengenakan sepatu atau tidak di dalam ruangan itu. Gambar yang lain menunjukkan bahwa sejumlah anggota Kostrad lainnya sedang berjaga-jaga di luar masjid.

“MASJID KAMI BUKAN SARANG TERORIS. Apa pantas seperti ini? DI Rumah Allah (Masjid Raya Tasikmalaya) berkalakuan kayak begini. Di gereja apa kalian berani nga kayak gitu? #Ingat 2019 Tanggalkan Partai Pembenci Islam,” demikian caption yang ditulis Verry di akun Facebook-nya, Jumat (9/6) kemarin.

Verry disebut pendukung Rizieq FPI, karena di sejumlah postingannya, tampak selalu memberikan pembelaan kepada junjungannya itu. Dia juga mengenakan foto profil bergambar Rizieq dengan disisipi tulisan ‘Sang Pembela’.