Ilustrasi Listrik

Jakarta, Triknews.net – Manajer SDM dan Umum PT PLN (Persero) Wilayah Riau dan Kepulauan Riau, Dwi Suryo Abdullah, tak menampik kabar bahwa pihaknya hanya melistriki masyarakat Kepulauan Natuna selama 14 jam dalam sehari.

Tetapi hal itu bukan tanpa alasan. Sebab menurut Dwi, di daerah tersebut terpasang tiga buah Genset dengan kapasitas 305 kilo Watt. Namun, pada tanggal 22 September 2017 Lal, sebuah Genset berkapasitas 120 kW mengalami kerusakan.

“Sehingga pada saat beban puncak, pelanggan sebanyak 714 mengalami defisit daya sekitar 85 kW. Sehingga listrik harus padam,” kata Dwi kepada wartawan, Jumat (29/9) kemarin.

Dwi Suryo menyampaikan permohonan maaf atas ketidak nyamanan yang dialami oleh warga kecamatan Bunguran Utara. PLN mengupayakan pada tanggal 3 Oktober 2017, sudah normal kembali.

Langkah yang sedang ditempuh selain memperbaiki kerusakan Genset PLN juga dilakukan penambahan mesin baru berkekuatan 500 kilo Watt yang di rencanakan tiba di Klarik, Kecamatan Bunguran Utara pada tanggal 1 Oktober 2017.

Tujuan mendatangkan Genset baru tersebut untuk menambah jam nyala menjadi 24 jam PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau mengupayakan pembangkit bermesin diesel berkekuatan 500 kW tersebut akan beroperasi pada awal Nopember 2017.

Dwi juga mengungkapkan bahwa untuk menghubungkan Sistem Listrik dengan sistem ranai yang saat ini sudah mempunyai pasokan daya sebesar 6.200 kilo Watt.

PLN, lanjutnya, akan menggenjot pembangunan Jaringan Tegangan Menengah sepanjang sekitar 23 kms yang saat ini telah dilakukan penancapan tiang tiang tersebut.

“Ini diupayakan bisa selesai pada bulan November 2017,” pungkasnya.