JAKARTA – Ketua Front Pemuda Muslim Maluku Kota Bekasi Ahmad Lessy Achmad meminta segenap warga dan tokoh masyarakat untuk menjaga suasana kondusif menjelang Pileg dan Pilpres tahun di 2019. Pasalnya, ditahun politik ini suasananya cukup panas berpotensi mengganggu keutuhan NKRI.

“Saya berharap tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan yang lainnya untuk lebih serius menjaga keutuhan bangsa. Pilpres dan pileg 2019 jangan membuat kita terkotak-kotak,” katanya, 8 Desember 2018.

Menurut dia, ada sesuatu yang lebih berharga yang harus diselamatkan yakni keutuhan bangsa. Baginya, persoalan Pileg dan Pilpres adalah kegiatan rutin yang tidak boleh merusak hubungan elemen bangsa. Dia juga meminta kepada warga Maluku yang berada di Jabodetabek untuk menjaga kerukunan antar etnis. Perbedaan keyakinan dan pilihan tidak boleh membuat mereka terpecah.

“Berbagai etnis dari Maluku yang berada di Jabodetabek saat ini cukup banyak. Namun saya yakin antar mereka menyakini pentingnya persatuan dan kesatuan,” tambahnya.

Ahmad Lessy berpesan agar aparat TNI dan Polri mau merangkul segenap elemen masyarakat demi menciptakan proses demokrasi yang cerdas. Dia mengingatkan jangan karena perbedaan pilihan politik tali silaturahmi menjadi terputus dan menjadikan sesama anak bangsa bercerai berai. Dia memastikan dengan adanya keterlibatan masyarakat dirinya yakin suasana damai akan lebih mudah.

“Untuk menciptakan suasana aman dan damai tidak bisa hanya mengandalkan aparat keamanan. Keterlibatan masyarakat juga sangat perlu dilibatkan. Ingat jangan gara-gara beda pilihan kita putus tali silaturahmi dan saling bermusuhan,” pungkasnya.