Triknews.net – Salah satu ulama di Kota Bekasi, KH Momon Zaenal Arifin menegaskan bahwa kekuatan persatuan dan kesatuan antar bangsa Indonesia sejatinya adalah di ukhuwah basyariah yang dimiliki oleh seluruh umat pemeluk agama.

“Dengan menjaga ukhuwah basyariah kita akan terlindungi dari ancaman dan tantangan dan rintangan yang akan merusak keislaman kita,” kata kiyai Momon dalam kegiatan silaturrahmi dan deklarasi DKM, takmir masjid, ulama dan masyarakat se-Bekasi di Masjid Jami Al Falah, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (19/2/2019).

Apalagi di tahun politik seperti saat ini, potensi perpecahan antar anak bangsa mudah sekali terpicu. Maka dari itu, pemahaman yang harus dimiliki oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia dalam menyikapi kontestasi politik elektoral semacam ini, perlu adanya kesadaran bahwa politik adalah ajang demokrasi yang memberikan ruang kepada anak-anak bangsa terpilih untuk bersaing secara sehat dan dengan tujuan berlomba-lomba dalam kebaikan.

“Pesta demokrasi adalah sesuatu ajaran fastabiqul khoirot yaitu berlomba untuk kebaikan,” terangnya.

Jika pemahaman itu bisa dipahami dan diterapkan dengan baik oleh masyarakat Indonesia, maka narasi negatif seperti berita bohong, intoleransi, radikalisme dan sejenisnya yang memicu perpecahan antar anak bangsa dan antar umat beragama tidak akan muncul dan menyesaki ruang demokrasi di Indonesia.

“Kita semuanya umat Islam harus mempertanggungjawabkan sebagai umat Islam yang damai,” tegasnya.

“Karena kalau dari kita semua tidak bisa mengendalikan, siapapun yang menang dan yang kalah maka negara ini akan menjadi negara yang umatnya terpecah belah,” tutupnya. (*)